Puluhan Tempat Usaha di Pantura Jawa Tengah Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

4 weeks ago 11
Puluhan Tempat Usaha di Pantura Jawa Tengah Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah Sebanyak 62 kios di Pasar Desa Sedo Blok G, Kecamatan/Kabupaten Demak, ludes terbakar, Selasa (25/8).(MI/Akhmad Safuan)

KEBAKARAN hebat melanda sejumlah daerah di wilayah Pantura Jawa Tengah sejak Senin (24/8) hingga Selasa (25/8) dini hari. Insiden ini menghanguskan puluhan bangunan tempat usaha dan mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan pemantauan pada Selasa (25/8), ratusan warga masih memadati lokasi puing-puing puluhan kios di Pasar Desa Sedo Blok G, Kecamatan/Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Para pedagang yang menjadi korban hanya bisa terpaku menyaksikan tempat usaha dan barang dagangan mereka yang telah ludes menjadi abu.

Kepala Polsek Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di wilayahnya. Namun, api yang mulai berkobar pada Senin (24/8) sekitar pukul 23.00 WIB tersebut menghanguskan sedikitnya 62 kios di Pasar Desa Sedo Blok G.

"Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Namun dugaan sementara kebakaran terjadi akibat adanya korsleting listrik dari salah satu kios di pasar itu. Kerugian diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar," ujar Rudi Tri Sayogo, Selasa (25/8).

Kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga pasar yang kemudian berupaya memadamkan api secara manual bersama warga. Namun, kobaran api yang cepat membesar memaksa petugas mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran serta puluhan personel gabungan dari kepolisian, Damkar, BPBD, dan PLN untuk menjinakkan si jago merah.

Kebakaran Gudang Mebel di Jepara

Di lokasi berbeda, kebakaran juga melanda gudang mebel di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, pada Selasa (25/8) dini hari sekitar pukul 04.32. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan ratusan warga sekitar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima dari Nor Mokhamad Syaikhuna, 35, warga Sowan Lor. Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar material kayu di dalam gudang.

"Saat ini masih proses pendinginan. Pelapor pertama kali melihat adanya kepulan asap dari dalam gudang yang kemudian diikuti kobaran api yang merambat sangat cepat," kata Edy.

Galangan Kapal di Batang Nyaris Ludes

Sementara itu, kebakaran juga melanda area galangan kapal milik H Wasto di Dukuh Seturi, Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Api yang diduga berasal dari sisa pembakaran potongan kayu bekas nyaris meluluhlantakkan tempat pembuatan kapal kayu tersebut.

Kepala Polresta Batang, Kombes Warsono, menyatakan bahwa tim gabungan dari Damkar dan BPBD segera diturunkan untuk melokalisasi api agar tidak merambat ke pemukiman warga.

"Sebagian besar material pembuatan kapal berupa kayu bengkere habis terbakar. Namun, gerak cepat petugas di lokasi menjadikan kebakaran tidak sampai meluas. Diduga api berasal dari sisa pembakaran yang belum sepenuhnya padam," pungkas Warsono. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |