PTPN I Jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional di Lampung Selatan

10 hours ago 1
PTPN I Jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional di Lampung Selatan (PTPN) I ditetapkan sebagai pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional di Kabupaten Lampung Selatan.(Dok.Istimewa)

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) ditetapkan sebagai pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional di Kabupaten Lampung Selatan melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga riset, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan mitra strategis.

Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Riset dan Teknologi Pengembangan Tanaman Perkebunan Unggulan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Lampung Selatan, Jumat (24/10), mengatakan pemerintah berkomitmen memperkuat sektor perkebunan melalui pengembangan bibit unggul dan hilirisasi komoditas strategis guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

"PTPN I dipersiapkan menjadi pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional. Kementerian Pertanian menyiapkan bibit, BRIN dan perguruan tinggi melaksanakan riset, sedangkan PTPN I menyediakan lahan sebagai lokasi pengembangan. Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan masyarakat," kata Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan program tersebut diawali dengan pengembangan kelapa hibrida, kakao unggul, dan kopi prioritas yang diharapkan mampu menghasilkan varietas tanaman berkualitas sekaligus memperkuat daya saing komoditas perkebunan nasional.

Selain itu, kawasan riset tersebut juga akan dikembangkan secara bertahap menjadi agrowisata terpadu berbasis perkebunan dan pesisir melalui sinergi dengan InJourney serta dukungan mitra perbankan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam implementasi kerja sama tersebut, PTPN I menyediakan lahan untuk kegiatan riset, pemuliaan tanaman, uji budi daya, hingga pengembangan kebun induk bibit. Sementara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama perguruan tinggi bertanggung jawab melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian mendukung penyediaan serta sertifikasi bibit unggul, sedangkan InJourney bersama mitra perbankan memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan dan pembiayaannya.

PONDASI PENTING
Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem inovasi perkebunan nasional yang mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"PTPN I berkomitmen memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi diimplementasikan menjadi bibit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas perkebunan, memperkuat daya saing komoditas nasional, dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, transformasi sektor perkebunan harus didukung inovasi, teknologi, dan riset untuk menghasilkan varietas unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus mendukung produktivitas dan keberlanjutan industri perkebunan nasional.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan menilai penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah awal pembangunan pusat riset perkebunan nasional yang terintegrasi.

Dia mengatakan keberhasilan program akan diukur dari implementasi di lapangan dan kemampuan menghasilkan bibit unggul yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Bagi PTPN I, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan yang menempatkan inovasi, digitalisasi, dan kemitraan sebagai penggerak utama penciptaan nilai tambah.

Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, PTPN I optimistis pusat riset bibit unggul di Lampung Selatan dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan material tanam berkualitas, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung daya saing perkebunan Indonesia di pasar global. (Ant/E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |