Iwan Setiawan(MI/Rommy Pujianto)
KABAR duka menyelimuti kancah sepak bola nasional. Mantan pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (3/9) pagi. Pelatih berlisensi AFC Pro yang dikenal memiliki karakter kuat dan eksentrik ini menghembuskan napas terakhir di tanah kelahirannya, Medan, Sumatra Utara, akibat serangan jantung dan komplikasi asam lambung.
Karier dan Prestasi sebagai Pemain
Sebelum dikenal di pinggir lapangan, Iwan Setiawan mengawali perjalanannya di dunia si kulit bundar sebagai pemain profesional sejak berusia 19 tahun pada 1987. Berposisi sebagai pemain bertahan atau gelandang, rekam jejaknya meliputi beberapa klub top Tanah Air pada era Galatama dan Liga Indonesia:
- Klub: Memperkuat Pelita Jaya FC (1987–1992), Arseto Solo (1994), hingga Persija Jakarta (1995).
- Tim Nasional: Menjadi bagian dari skuat Timnas Indonesia lintas kelompok umur, mulai dari U-16, U-19, U-23, hingga menembus skuat Timnas Senior.
- Prestasi: Turut mengantarkan Pelita Jaya meraih kejayaan di era Galatama pada akhir tahun 1980-an hingga awal 1990-an sebelum akhirnya memutuskan pensiun.
Karier Kepelatihan dan Rekam Jejak Klub
Pasca gantung sepatu, Iwan mendalami ilmu kepelatihan dengan mengambil lisensi C dan B AFC pada 1997, Lisensi A AFC pada 2002, serta mengantongi Sertifikat KNVB dari Akademi Sepak Bola Kerajaan Belanda. Karier kepelatihannya terbentang selama lebih dari dua dekade di berbagai level:
- Persija Jakarta: Mengawali karier di Persija Junior (1997) dan dipercaya menangani tim senior Macan Kemayoran di Indonesia Super League (ISL) musim 2011–2013.
- Klub Liga Indonesia: Pernah menahkodai sejumlah klub besar seperti Persikabo Bogor, Persijatim Solo, PSMS Medan, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, hingga Borneo FC.
- Tim Nasional: Dipercaya menangani Timnas U-14 dan Timnas U-17 Indonesia pada periode 2004–2005.
- Klub Terakhir: Sebelum wafat, ia tetap aktif menukangi tim-tim daerah seperti Persibo Bojonegoro, Persema Malang, dan terakhir menjabat sebagai pelatih kepala Sriwijaya FC pada awal 2026.
Capaian Prestasi Kepelatihan
Sepanjang kariernya, Iwan Setiawan menorehkan sejumlah pencapaian berharga bagi sepak bola Indonesia:
- Piala Asia Pasifik U-14 (2004): Membawa Timnas Indonesia U-14 keluar sebagai juara di ajang internasional tersebut.
- Divisi Utama (2014): Mengantar Pusamania Borneo FC menjuarai Divisi Utama sekaligus promosi ke kasta tertinggi.
- Piala Gubernur Kaltim (2016): Meraih gelar juara bersama Borneo FC.
- Pondasi Juara Persebaya (2017): Menjadi arsitek awal dan pembentuk skuat Persebaya Surabaya sebelum akhirnya tim tersebut menjuarai Liga 2 musim 2017.
Kepergian Iwan Setiawan menjadi kehilangan besar bagi dunia kepelatihan Indonesia yang merindukan sosok tegas dan penuh warna di pinggir lapangan. (E-4)


















































