Presiden Brasil Lula Ajak Trump Komunikasi Langsung tanpa Marco Rubio

3 hours ago 2
Presiden Brasil Lula Ajak Trump Komunikasi Langsung tanpa Marco Rubio Donald Trump dan Lula da Silva.(Al Jazeera)

PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dilaporkan telah melakukan percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam pembicaraan tersebut, Lula mengusulkan agar kedua negara mempertahankan jalur komunikasi langsung tanpa melibatkan perantara.

Langkah ini, menurut laporan CNN Brasil yang mengutip penasihat kepresidenan, diambil sebagai upaya strategis untuk membatasi pengaruh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Lula dikabarkan merasa tidak puas dengan tindakan Rubio dalam beberapa pekan terakhir dan berniat menjalin kontak personal dengan Trump guna mengurangi peran Menlu AS tersebut dalam urusan bilateral kedua negara.

Distorsi Informasi dan Sistem Pemilu

Dalam percakapan tersebut, Presiden Lula menyampaikan kekhawatirannya mengenai informasi yang diterima Trump terkait kebijakan pemerintah Brasil. Lula menilai data yang sampai ke meja Trump terdistorsi dan mengandung sejumlah kekeliruan fatal.

Salah satu poin krusial yang dibahas ialah disinformasi mengenai sistem pemungutan suara elektronik di Brasil. Lula menegaskan pentingnya pemahaman yang akurat guna menghindari kesalahpahaman diplomatik.

Kekhawatiran Campur Tangan: Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa kekhawatiran utama Lula adalah potensi campur tangan AS dalam proses pemilu Brasil. Brasilia mewaspadai ada upaya Washington yang mungkin mendorong terpilihnya pemimpin dari kelompok sayap kanan di kawasan Amerika Selatan.

Proyeksi Hubungan Masa Depan

Pemerintahan Lula dilaporkan menaruh harapan besar agar hubungan bilateral dengan AS di bawah kepemimpinan Trump dapat membaik, terutama jika Lula kembali memenangkan mandat dalam pemilu tahun ini.

Sebagai bentuk keseriusan dalam memperbaiki hubungan, pemerintah Brasil memberikan indikasi bahwa Lula siap melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat pada tahun depan jika ia terpilih kembali. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menstabilkan geopolitik di kawasan dan memastikan kedaulatan politik Brasil tetap terjaga dari pengaruh eksternal yang dianggap bias. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |