Kondisi SDN Kebayoran Lama 09.(Antara)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk sejak akhir 2024 lalu. Salah satu penyebabnya yakni tertunda proses rehab untuk sekolah itu sehingga terbengkalai.
Pramono menjelaskan pihaknya langsung membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi untuk mempercepat pembangunan dan mencari penyebab bangunan yang dinilai rawan ambruk tersebut.
“Bangunan ini sebenarnya dibangun, renovasinya terakhir tahun 2011. Tadi kalau melihat kerangkanya kelihatan dengan gampang bahwa ada yang masih utuh, ada yang berkarat yang kemudian menyebabkan kerusakan yang ada. Di beberapa tempat tadi kita lihat dengan gampang,” ujarnya kepada awak media di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).
Pramono menjelaskan selama ini seluruh pembangunan sekolah di Jakarta menjadi tugas dan tanggung jawab Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Oleh karena itu, dirinya segera membentuk tim investigasi yang terdiri dari Dinas teknis seperti Bina Marga dan Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata).
“Karena memang dulu-dulu pembangunan yang seperti ini semuanya di bawah Dinas Pendidikan. Sekarang kita perbantukan untuk menyupervisi,” bebernya.
Pramono juga mengungkap bahwasanya Dinas Pendidikan tidak cukup mempunyai keahlian untuk membangun sekolah sehingga dalam pelaksanaannya ke depan bakal diawasi dinas lain.
“Akan ada pendamping dari Citata dan Bina Marga,” bebernya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,1 miliar untuk membangun ulang tersebut. (E-4)

















































