Polda Sumut: Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan Diduga akibat Gas Metana

10 hours ago 1
 Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan Diduga akibat Gas Metana Kondisi usai ledakan di sebuah rumah di Grand Polonia Medan.(Dok. Metro Tv)

KEPOLISIAN Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) mengungkapkan hasil penyelidikan sementara terkait insiden ledakan di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan. Ledakan tersebut diduga kuat dipicu oleh akumulasi gas metana yang bocor dan terperangkap di dalam bangunan sebelum akhirnya tersulut api.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa indikasi keberadaan gas metana ditemukan berdasarkan pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) di lokasi kejadian.

"Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan indikasi adanya gas metana. Gas tersebut terakumulasi di dalam ruangan dan kemudian tersulut yang mengakibatkan ledakan," ujar Ferry di Medan, Jumat (24/7).

Penyelidikan Sumber Kebocoran

Meski indikasi gas metana sudah ditemukan, pihak kepolisian belum dapat memastikan titik pasti sumber kebocoran tersebut. Saat ini, tim ahli masih melakukan pengujian menyeluruh terhadap jaringan pipa di area tersebut.

Ferry menambahkan bahwa Tim Labfor tengah melakukan leak test atau uji kebocoran pada jaringan pipa. Langkah ini diambil untuk memastikan secara ilmiah lokasi kebocoran yang memicu akumulasi gas mematikan tersebut.

Senada dengan hal itu, Kasubbid Fiskom Bidang Labfor Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian, menyebutkan bahwa proses pengungkapan sumber kebocoran memerlukan waktu karena kendala teknis pada struktur bangunan.

"Pipa instalasi berada di dalam struktur bangunan sehingga pemeriksaannya harus dilakukan secara bertahap. Setelah titik kebocoran ditemukan, baru dapat dipastikan bagaimana gas itu terakumulasi hingga memicu ledakan," jelas Roy.

Data Korban dan Penanganan Darurat

Berdasarkan data akhir dari Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan, insiden yang terjadi pada Senin (20/7) ini memakan tujuh korban. Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan selamat, sementara tiga orang lainnya meninggal dunia.

Sebagai langkah antisipasi dan keamanan, Regional I PGN telah menghentikan sementara aliran gas di lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan warga sekitar serta mempermudah aparat kepolisian dalam melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara (TKP).

Catatan Insiden:

  • Waktu Kejadian: Senin, 20 Juli 2026
  • Lokasi: Perumahan Grand Polonia, Medan
  • Total Korban: 7 Orang (3 Meninggal Dunia, 4 Selamat)
  • Dugaan Penyebab: Akumulasi gas metana

(Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |