PLTS Terapung Gajah Mungkur Mulai Dibangun, Target Operasi 2027

4 weeks ago 8
PLTS Terapung Gajah Mungkur Mulai Dibangun, Target Operasi 2027 Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur resmi dimulai, Selasa (25/8).(Dok. Pemprov Jatim)

PEMBANGUNAN Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, resmi dimulai. Proyek strategis ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 218 GWh listrik per tahun saat mulai beroperasi pada akhir 2027 mendatang.

Groundbreaking proyek ini dilakukan serentak dengan peluncuran Program PLTS 100 GWp nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Bali, Selasa (25/8). PLTS Gajah Mungkur merupakan satu dari 14 titik PLTS dengan total kapasitas 5,2 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan dalam tahap awal program kemandirian energi tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa PLTS Terapung Gajah Mungkur menjadi salah satu yang terbesar di wilayahnya dengan kapasitas mencapai 134 megawatt peak (MWp). Investasi untuk pembangunan infrastruktur energi hijau ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp1,6 triliun.

“Saat beroperasi nanti, produksi listriknya setara dengan 37 persen kebutuhan listrik Kabupaten Wonogiri dalam setahun. Ini menjadi prioritas Jawa Tengah untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” ujar Luthfi saat menghadiri kegiatan di Wonogiri.

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan teknis penyaluran listrik akan melalui jaringan 150 kilovolt menuju Gardu Induk Nguntoronadi. Karena tersambung dengan jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali, manfaat listrik ini nantinya dapat dirasakan secara luas, tidak terbatas hanya di kawasan sekitar waduk.

Dari sisi lingkungan dan sosial, area panel surya hanya akan menempati kurang dari 5 persen dari total luas Waduk Gajah Mungkur yang mencapai 5.600 hektare. Tata letak panel telah disesuaikan agar tidak mengganggu jalur aktivitas nelayan maupun masyarakat setempat. Selain itu, proyek ini diperkirakan menyerap 150 hingga 250 tenaga kerja lokal selama masa konstruksi.

Secara nasional, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut Program PLTS 100 GWp membutuhkan investasi total sekitar US$73 miliar. Program ambisius ini ditargetkan Presiden Prabowo rampung dalam tiga tahun guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan jutaan lapangan kerja baru. (RO/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |