Persijap Jepara Mantapkan Strategi Jelang Laga Perdana Liga Super League 2026/2027

3 weeks ago 5
Persijap Jepara Mantapkan Strategi Jelang Laga Perdana Liga Super League 2026/2027 Ilustrasi(Dok Istimewa)

Jelang laga perdana Liga Super League musim kompetisi 2026/2027, Persijap Jepara terus melakukan pemantapan teknik dan strategi. Sembilan pemain asing, yang sebagian besar merupakan wajah baru, dipersiapkan menjadi tulang punggung tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.

Laga perdana antara Madura United FC melawan Persijap Jepara dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/9) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. Pertandingan ini diperkirakan bakal menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk tampil kompetitif di kasta tertinggi musim ini.

Bagi Persijap, laga pembuka ini bukan sekadar ajang uji coba susunan pemain baru, melainkan pijakan penting untuk mengarungi kompetisi yang diprediksi berlangsung ketat demi mengejar target besar yang diemban manajemen.

Di bawah asuhan pelatih anyar Juan Cortes, tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bumi Kartini ini telah menyelesaikan serangkaian latihan dan uji coba pramusim. Dengan waktu tersisa satu pekan, fokus utama tim kini beralih pada pematangan taktik.

"Sekarang ini, kami fokus untuk mematangkan taktik dan strategi untuk menghadapi laga perdana Liga Super League 2026/2027," ujar Pelatih Kepala Persijap Jepara, Juan Cortes, Senin (31/8).

Juan menambahkan bahwa persiapan pekan kedua telah selesai. Saat ini adalah waktu bagi Laskar Kalinyamat untuk membangun identitas tim dan bersiap pada detail-detail penting pertandingan. "Kita matangkan tim untuk dapat tampil sebaik mungkin," imbuhnya.

Kekuatan Pemain Asing dan Lokal

Persijap membawa sembilan pemain asing untuk memperkuat amunisi musim ini. Beberapa nama baru yang telah bergabung antara lain Marcos Blasco (Spanyol), Oumar Bah (Guinea), Juan Douglas Teles da Silva (Brasil), Paulo Rodriguez Santamaria (Kosta Rika), dan Yaya Sogodogo (Pantai Gading).

Selain itu, terdapat Jose Antonio Ruiz Lopez, Samuel Ofori, dan Rakhmatsho Rakhmatzoda. Sementara itu, satu pemain asing lama yang dipertahankan adalah bek tengah asal Spanyol, Jose Luis Espinosa Arroyo, yang tetap menjadi pilar di lini pertahanan.

Untuk melengkapi kekuatan, manajemen juga mendatangkan pemain lokal potensial seperti Ahmad Wadil, Tegar Infantrie, dan Rakasurya Handika. Kehadiran mereka diharapkan mampu mengimbangi permainan tim di kasta tertinggi, menyusul hasil pramusim yang dinilai cukup memuaskan.

Optimisme Target 10 Besar

Meskipun masa persiapan tergolong singkat, yakni hanya enam pekan, Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat menyatakan optimismenya. Laskar Kalinyamat menargetkan untuk menembus posisi 10 besar (Top Ten) pada akhir musim nanti.

"Dengan perombakan besar-besaran yang dilakukan, kami optimistis mampu mengarungi kompetisi dengan baik dan kompetitif. Target 10 besar diharapkan dapat tercapai meskipun persaingan sangat ketat," ungkap Iqbal.

Sebagai catatan, pada musim 2025/2026 lalu, Persijap finis di peringkat 13 dengan mengantongi 36 poin dari 34 pertandingan (9 menang, 9 seri, dan 16 kalah).

Terkait dukungan finansial, Iqbal menyebutkan bahwa OASIS tetap menjadi sponsor utama yang telah mendukung klub sejak 2019. Namun, pihak manajemen juga tengah memfinalisasi beberapa calon sponsor baru yang berminat menyokong perjuangan Persijap di musim 2026/2027. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |