Pemuda Diajak Kawal Agenda Perbaikan Pemerintahan Prabowo

3 weeks ago 6
Pemuda Diajak Kawal Agenda Perbaikan Pemerintahan Prabowo Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat(KNPI)

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengajak generasi muda, khususnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), untuk mengambil peran dalam mengawal agenda perubahan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Jumhur menilai pemerintahan Prabowo tengah mendorong perubahan di berbagai sektor, termasuk melalui upaya pemberantasan korupsi dan pembenahan tata kelola pemerintahan.

Ajakan tersebut disampaikan Jumhur saat menghadiri peringatan HUT ke-53 KNPI sekaligus HUT ke-81 RI yang digelar DPP KNPI di Ballroom Puri Ratna, Grand Sahid Hotel, Jakarta, Sabtu (29/8). Menurut Jumhur, peringatan HUT KNPI dan momentum kemerdekaan Indonesia seharusnya menjadi kesempatan bagi pemuda untuk memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Pemuda, kata dia, tidak seharusnya hanya menjadi penonton dalam proses perubahan yang sedang berlangsung.

"Presiden Prabowo saat ini sedang melakukan revolusi di berbagai sektor, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Saya berharap pemuda, khususnya KNPI, mendukung gerakan ini," ujar Jumhur.

Ia menjelaskan perubahan yang dimaksud tidak sebatas pergantian atau penerapan kebijakan, tetapi juga mencakup upaya memperbaiki berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola negara.

"Perubahan tersebut harus diarahkan untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," imbuhnya.

Jumhur menilai pemberantasan korupsi menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembenahan tersebut. Praktik korupsi, menurut dia, bukan hanya berdampak terhadap keuangan negara, tetapi juga dapat menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.

Karena itu, upaya membangun pemerintahan yang bersih dinilai tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Partisipasi masyarakat, termasuk kalangan pemuda, diperlukan untuk membangun budaya antikorupsi sekaligus turut mengawasi jalannya pemerintahan.

"Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah. Ini harus menjadi gerakan bersama," katanya.

Jumhur juga mendorong generasi muda untuk memiliki keberanian dalam mengawal perubahan. Menurutnya, pemuda memiliki catatan penting dalam berbagai fase perubahan sejarah Indonesia.

"Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka perubahan tidak akan menjadi gerakan rakyat. Karena itu, KNPI harus mengambil posisi sebagai bagian dari kekuatan yang mendorong perubahan," ujarnya.

KNPI Nyatakan Dukungan

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyatakan organisasinya siap mendukung semangat perubahan yang dibawa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurut Haris, KNPI ingin mengarahkan potensi pemuda agar dapat berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Ia menilai generasi muda perlu menjadi kekuatan yang produktif, kritis, sekaligus konstruktif dalam mengawal jalannya pemerintahan.

"Kami mendukung semangat revolusi yang dilakukan Presiden Prabowo," kata Haris.

Haris optimistis agenda perubahan tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia juga mengajak pemuda memaknai simbol "08" yang identik dengan Prabowo sebagai semangat persatuan dan pembangunan nasional.

"Semangat 08 harus kita jadikan semangat bersama untuk menyongsong Indonesia Emas. Kami yakin dengan semangat itu, Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju dan kuat," sambungnya.

Ia menambahkan, pencapaian Indonesia Emas tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, terutama generasi muda, diperlukan karena mereka akan menjadi bagian utama dari generasi yang memimpin Indonesia pada 2045.

"KNPI berkomitmen mendorong pemuda untuk mengambil peran dalam pembangunan, menjaga persatuan serta mengawal agenda-agenda strategis pemerintah," ia menambahkan.

Haris juga mengingatkan agar energi generasi muda diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, bukan terjebak dalam perpecahan.

"Jangan sampai energi pemuda justru habis untuk perpecahan. Kita harus bersatu dan bekerja untuk masa depan Indonesia," tandas Haris.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |