Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyerahkan bantuan untuk korban gempa NTT melalui Baznas(MI/NAVIANDRI)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2.032.736.809 untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut dihimpun dari kepedulian masyarakat Kota Bandung dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung untuk didistribusikan oleh Baznas Republik Indonesia.
Serah terima bantuan berlangsung di Balai Kota Bandung, Senin (31/8). Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kepada Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.
Farhan mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut bergotong royong dalam penggalangan bantuan tersebut. Bantuan itu merupakan wujud kepedulian warga Kota Bandung terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
"Ini amanah untuk diserahterimakan berupa bantuan bagi korban gempa di NTT dari warga Kota Bandung melalui Baznas Kota Bandung langsung diberikan kepada Baznas RI," ungkapnya.
Dia mengatakan, meskipun nilai bantuan tersebut belum sebanding dengan kebutuhan akibat bencana, semangat gotong royong yang muncul diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah.
"Memang jumlahnya dibandingkan dengan bencananya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini memicu gelombang zakat, infak dan sedekah dari warga Kota Bandung untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Baznas," tandasnya.
Farhan juga mengapresiasi dukungan Bank bjb yang turut berkontribusi melalui dana CSR. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan.
Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas warga Bandung terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
"Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun antara Pemkot Bandung, Baznas Kota Bandung, Baznas RI, Bank bjb, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kepedulian sosial tidak berhenti pada satu momentum bencana. Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini memberikan berkah dan manfaat," tuturnya.
PENYALURAN BANTUAN
Sementara itu, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi langkah Pemkot Bandung yang memilih menyalurkan bantuan melalui jalur kelembagaan Baznas. Pola tersebut membuat penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi sesuai kebutuhan korban di lapangan.
Sodik menjelaskan, Baznas RI telah bergerak sejak awal terjadinya bencana di NTT. Tim Baznas dikirim ke lokasi untuk memberikan bantuan tanggap darurat, mulai dari penyediaan tenda, makanan dan sembako, layanan kesehatan, air bersih, hingga perhatian khusus bagi perempuan dan anak-anak.
Untuk tahap pascabencana, Baznas RI juga menyiapkan sejumlah program. Di antaranya renovasi fasilitas umum, bantuan perlengkapan sekolah seperti bangku, buku dan tas, beasiswa, serta dukungan usaha bagi masyarakat terdampak.


















































