Pemimpin Arab Desak Donald Trump Tinjau Ulang Dukungan untuk Benjamin Netanyahu

1 week ago 20
Pemimpin Arab Desak Donald Trump Tinjau Ulang Dukungan untuk Benjamin Netanyahu Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.(Al Jazeera)

SEJUMLAH pemimpin negara Arab dilaporkan mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tertutup untuk meninjau ulang dukungannya terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Laporan yang dirilis oleh lembaga penyiaran publik Israel, KAN News, pada Rabu (15/7) waktu setempat menyebutkan bahwa para pemimpin tersebut menganggap Netanyahu sebagai penghambat visi perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan tersebut, para pemimpin Arab mendeskripsikan Netanyahu dan pemerintahannya saat ini sebagai rintangan dalam mewujudkan visi kawasan. Sentimen serupa juga dilaporkan oleh harian Israel, Haaretz, yang mengutip diplomat Arab yang mengetahui diskusi tersebut. Mereka menyatakan bahwa pemerintah di kawasan semakin memandang Netanyahu sebagai penghalang ambisi diplomatik Trump di Timur Tengah.

Kurangnya Kepercayaan pada Kepemimpinan Netanyahu

Sumber-sumber diplomatik mengungkapkan kepada Haaretz bahwa beberapa pemimpin Arab meyakini Trump mulai melihat Netanyahu sebagai hambatan bagi pengaturan regional yang lebih luas. Mereka secara eksplisit menyampaikan kepada Trump mengenai kurangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Netanyahu maupun komposisi pemerintahan Israel saat ini.

Laporan ini muncul di tengah persiapan Israel menghadapi pemilihan umum yang dijadwalkan pada akhir Oktober mendatang. Pemerintah di seluruh kawasan dilaporkan memantau dengan cermat perkembangan kontestasi politik tersebut, sembari berupaya memengaruhi penilaian Trump terhadap kepemimpinan Israel di masa depan.

Sikap Ambivalen Donald Trump

Meskipun Trump terus menonjolkan hubungan jangka panjangnya dengan Netanyahu, ia juga tidak jarang melontarkan kritik publik terhadap sang Perdana Menteri. Trump mengisyaratkan bahwa dirinya belum sepenuhnya memutuskan pendekatan yang akan diambil terkait pemilu Israel dan masih memantau kandidat-kandidat lain.

Bulan lalu, Trump sempat menyatakan bahwa ia sangat mungkin untuk mendukung Netanyahu kembali. Namun, pernyataan tersebut diikuti dengan catatan bahwa ia perlu melihat siapa saja yang akan maju dalam pemilihan. "Saya memiliki hubungan yang baik dengan Bibi (Netanyahu), tetapi dia harus menjadi lebih rasional," ujar Trump.

Upaya para pejabat Arab untuk membentuk persepsi Trump ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menentukan arah kebijakan regional AS, terutama saat Israel berada di ambang transisi politik yang krusial. (The Jerusalem Post/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |