Nelayan Sumba Barat Daya Hilang, Terjatuh dari Perahu di Perairan Waikelo

1 week ago 9
Nelayan Sumba Barat Daya Hilang, Terjatuh dari Perahu di Perairan Waikelo Tim SAR bersiap melakukan pencarian korban hilang di Perairan Waikelo, Sumba Barat Daya, NTT.(Dok. Tim SAR NTT)

SEORANG nelayan dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu saat melepas jaring atau pukat di Perairan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban diketahui bernama Kristofel Dawa, 26, warga Desa Kadaghu Tana, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, mengonfirmasi bahwa musibah tersebut terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 22.00 Wita. Namun, laporan baru diterima tim SAR dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, Stef Malo, pada Selasa (14/7) pukul 14.25 Wita.

Merespons laporan tersebut, sebanyak enam personel rescue dari Pos SAR Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dikerahkan menuju lokasi. Tim menggunakan satu unit kendaraan operasional yang dilengkapi peralatan SAR lengkap. Mereka tiba di Waikelo pada pukul 23.35 Wita setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih sembilan jam.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Mexianus, kejadian bermula saat korban berangkat melaut bersama kakaknya, Kornelis Topu Bani, dan tiga nelayan lainnya. Mereka berencana menangkap ikan menggunakan pukat di Perairan Waikelo.

"Saat proses penurunan pukat berlangsung, korban diminta kakaknya untuk mendayung perahu. Namun, beberapa saat kemudian korban yang sebelumnya berada di bagian belakang perahu sudah tidak terlihat," ujar Mexianus.

Menyadari adiknya hilang, Kornelis langsung berteriak meminta pertolongan kepada tiga rekan lainnya. Mereka sempat melakukan upaya pencarian mandiri dengan cara menyelam di sekitar lokasi kejadian. Namun, upaya tersebut nihil lantaran korban diketahui tidak bisa berenang dan kondisi perairan saat itu sangat gelap.

Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, para nelayan kembali ke Dermaga Waikelo untuk melaporkan insiden tersebut kepada petugas KP3 Laut Waikelo.

Operasi SAR Gabungan

Operasi pencarian secara intensif dilanjutkan pada Rabu (15/7) mulai pukul 07.00 Wita. Pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Waingapu, BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, KP3 Laut Waikelo, Polres Sumba Barat Daya, serta keluarga korban dan masyarakat setempat

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir area perairan Waikelo guna menemukan keberadaan korban. (H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |