Merdeka Run Libatkan 10 Ribu Pelari

3 weeks ago 22
Merdeka Run Libatkan 10 Ribu Pelari Merdeka Run dimeriahkan oleh ribuan pelari(Dok. Foto: Rusman - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

LEBIH dari 10 ribu orang ambil bagian dalam Merdeka Run 2026, dari pelari profesional hingga peserta family walk. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dari perayaan HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia.

"Terima kasih atas seluruh animo dari masyarakat yang ingin berpartisipasi. Lebih dari 10 ribu pelari, runners yang ikut berlomba dan ini dari yang profesional sampai faimly walk," kata Prasetyo seusai mengikuti Merdeka Run di Jakarta, Sabtu (29/8).

Merdeka Run digelar sebagai salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan. Ajang tersebut tidak hanya mempertemukan pelari yang mengejar catatan waktu, tetapi juga masyarakat yang mengikuti kegiatan olahraga dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Peserta datang dengan kemampuan dan tujuan yang beragam. Di antara mereka terdapat atlet nasional, pelari umum, hingga penyandang disabilitas yang turun pada kategori kursi roda.

Fandi Akhmad dari DKI Jakarta menjadi first finisher kategori wheelchair. Ia menilai kehadiran kategori khusus kursi roda membuat ajang tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

"Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali," ujar Fandi seusai lomba seperti dikutip dari siaran pers BPMI Setpres. 

Menurut Fandi, penyelenggaraan kategori wheelchair menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang bersama tanpa membatasi peserta berdasarkan kondisi fisik.

"Karena panitia mengadakan untuk kategori wheelchair, jadi event ini lebih inklusif," tuturnya.

Pesan serupa disampaikan Wini Nurkustiah dari Cikarang. Mengikuti Merdeka Run untuk pertama kalinya, Wini berhasil menjadi second finisher wheelchair female setelah rutin berlatih dari rumah.

"Sangat excited banget. Ini pengalaman pertama saya ikut ini," kata Wini.

Ia berharap penyandang disabilitas semakin banyak mendapat kesempatan mengikuti kegiatan olahraga. Bagi Wini, keberanian untuk mencoba menjadi modal penting untuk meraih prestasi.

Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho menjadi pelari tercepat kategori perempuan umum. Atlet asal Sumatra Barat yang mewakili Jakarta tersebut mengaku atmosfer di sepanjang lintasan membuat lomba terasa istimewa.

"Tentunya saya sangat bangga banget karena melihat euforia dan semangat luar biasa. Clear semua rutenya, itu menurut saya merinding sepanjang rutenya," ungkap Odekta.

Odekta berharap Merdeka Run dapat terus digelar dan menjadi wadah bagi pelari untuk meningkatkan kemampuan. Ia juga mengajak atlet muda di berbagai daerah untuk terus mengejar prestasi tanpa mudah menyerah.

"Mudah-mudahan kalian motivasinya semakin tinggi, bisa melampaui prestasi Kak Odek, dan tetap semangat apa pun kondisinya. Jangan patah semangat bahwa semua orang bisa jadi apa pun," ucapnya.

Beragam pengalaman peserta tersebut memperlihatkan bahwa Merdeka Run tidak hanya menjadi perlombaan untuk menentukan siapa yang paling cepat. Ajang itu juga mempertemukan masyarakat dengan latar belakang dan kemampuan berbeda dalam satu lintasan. (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |