Menjaga Kesegaran Tubuh Tanpa Menghambat Keringat Alami

3 weeks ago 7
Menjaga Kesegaran Tubuh Tanpa Menghambat Keringat Alami Ilustrasi(Istimewa)

KERINGAT merupakan bagian alami dari mekanisme tubuh untuk mengatur suhu. Namun, keberadaan keringat sering kali dikaitkan langsung dengan bau badan, padahal bau muncul ketika komponen dalam keringat berinteraksi dengan mikroorganisme yang secara alami terdapat di permukaan kulit.

Pemahaman tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan produk perawatan tubuh yang tidak berfokus pada penghambatan keringat, melainkan pada pengendalian bausekaligus menjaga kondisi kulit. Pendekatan ini juga mempertimbangkan peran mikrobioma kulit dalam menjaga keseimbangan lingkungan alami pada permukaan tubuh.

Dengan pendekatan tersebut, Utama Spice memperkenalkan Probiotic Deodorant. Roll-on ini dirancang membantu menetralkan bau badan sekaligus mempertahankan keseimbangan alami mikrobioma kulit, tanpa menggunakan aluminium dan baking soda.

Formula tersebut mengandung probiotic ferments, Triethyl Citrate, dan Zinc Ricinoleate. Kombinasi bahan tersebut digunakan untuk membantu mengendalikan faktor yang berkontribusi terhadap munculnya bau badan. Sementara itu, kandungan aloe vera dan gliserin membantu menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit di area ketiak.

Director of Utama Spice Ria Templer mengatakan pengembangan produk tersebut berangkat dari pemikiran bahwa berkeringat merupakan proses alami yang tidak selalu perlu dihambat.

“Kami selalu kembali pada satu pertanyaan sederhana: mengapa kita berusaha menghentikan sesuatu yang secara alami memang dilakukan oleh tubuh?,” ujar Ria dikutip Jumat (28/8).

Menurut dia, keringat memiliki fungsi penting dalam membantu tubuh mengatur suhu. Karena itu, pendekatan yang digunakan dalam produk tersebut lebih diarahkan pada pengelolaan bau badan dengan tetap mempertimbangkan kondisi alami kulit.

“Kami ingin menciptakan deodoran yang bekerja pada sumber bau sekaligus tetap selaras dengan kondisi alami kulit. Bagi kami, menjaga kesegaran seharusnya tidak perlu mengorbankan proses alami tubuh,” katanya.

Probiotic Deodorant tersedia dalam dua pilihan aroma, yakni Sage & Cedar dan Nayla. Keduanya menggunakan formula yang sama dengan tekstur ringan dan cepat meresap. Produk tersebut ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, termasuk bagi konsumen yang mencari alternatif deodoran tanpa aluminium dan baking soda.

Pengembangan produk perawatan tubuh dengan pendekatan mikrobioma menjadi bagian dari perhatian terhadap kondisi kulit dalam penggunaan sehari-hari. Selain mempertimbangkan fungsi produk dalam menjaga kesegaran, formulasi juga diarahkan untuk memberikan kenyamanan pada kulit. (E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |