Mbappe Kritik Strategi Didier Deschamps Usai Ditekuk Spanyol

4 hours ago 2
Mbappe Kritik Strategi Didier Deschamps Usai Ditekuk Spanyol Kylian Mbappe(AFP/FRANCK FIFE)

KEGAGALAN Prancis melangkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 menyisakan riak di ruang ganti. Sang kapten, Kylian Mbappe, secara terbuka mengkritik taktik yang diterapkan pelatih Didier Deschamps setelah Les Bleus takluk 0-2 dari Spanyol di babak semifinal, Rabu (15/7). 

Kekalahan ini tidak hanya mengubur mimpi Prancis mencetak hat-trick final Piala Dunia secara beruntun, tetapi juga mempertontonkan kelemahan strategi Deschamps. Mbappe, yang menyudahi turnamen dengan koleksi delapan gol, sejajar dengan Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas, mengaku timnya kalah kelas akibat salah pendekatan taktis.

"Kami kalah jumlah tiga lawan dua di sektor tengah. Menghadapi Spanyol dengan situasi seperti itu adalah sebuah bunuh diri taktis," ujar penyerang Real Madrid tersebut. 

Prancis yang tampil dominan dalam enam laga sebelumnya di Amerika Utara tak berkutik mengimbangi kreativitas lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri. Skema permainan Prancis terlihat miskin kreativitas dan gagal mengimbangi dominasi penguasaan bola tim Matador. Gol penalti Mikel Oyarzabal di babak pertama menjadi anomali yang merusak seluruh rencana permainan Prancis.

Mbappe mengakui bahwa Prancis gagal mengeksekusi rencana permainan untuk menekan Spanyol sejak dari lini depan. "Kami terlalu ceroboh secara teknis dan sering kehilangan momentum. Jika Anda tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak layak menang," tambahnya.

Upaya Deschamps melakukan penyegaran dengan memasukkan darah muda seperti Rayan Cherki dan Désiré Doué di babak kedua terbukti terlambat dan tanpa hasil. Cherki bahkan mengakui bahwa skuad Prancis kalah determinasi di setiap jengkal lapangan.

Frustrasi akibat kebuntuan taktis tersebut akhirnya memuncak di menit ke-86. Mbappe diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran tidak perlu dengan menabrak kiper Spanyol, Unai Simon. Aksi yang merefleksikan kemurkaan sang kapten atas permainan timnya.

Sebagai pemimpin di lapangan, Mbappe menyatakan siap pasang badan atas kegagalan ini. Kini, sebelum Deschamps resmi meletakkan jabatannya musim panas ini, Prancis harus menyelesaikan satu tugas tersisa menghadapi tim yang kalah antara Inggris atau Argentina dalam perebutan tempat ketiga di Miami pada Minggu (19/7) dini hari WIB. 

(ESPN/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |