Liga 1 Dimulai, Sri Sultan Ingatkan Manajemen PSIM soal Nutrisi Pemain

3 weeks ago 23
Liga 1 Dimulai, Sri Sultan Ingatkan Manajemen PSIM soal Nutrisi Pemain Kesiapan PSIM Kehadiran Coach Jean-Paul van Gastel dalam pertemuan tersebut menjadi sinyal kesiapan PSIM bersaing di kasta tertinggi. Yuliana menegaskan bahwa chemistry dan visi sang pelatih sangat selaras dengan semangat DIY.(MI/Ardi T. Hardi)

LIGA 1 telah dimulai, Manajemen PSIM menemui Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan, Kamis (27/8). Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno memboyong jajaran manajemen hingga Pelatih Kepala Anyar asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, untuk memohon restu (blessings) sekaligus menyampaikan kesiapan Laskar Mataram mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

Ia menyampaikan, Sri Sultan memberikan perhatian yang sangat komprehensif untuk PSIM, mulai dari kedisiplinan pemain, Nutrisi pemain, kemandirian finansial klub, hingga kepemimpinan.

"Ngarso Dalem (Sri Sultan) tadi banyak memberikan arahan, tidak hanya dari satu sisi teknis, tetapi juga dari sisi manajerial dan kepemimpinan," ujar Yuliana usai bertemu Sri Sultan.

Salah satu momen menarik dalam pertemuan tersebut adalah ketika Sri Sultan HB X menyoroti pentingnya integritas dan pola hidup sehat bagi para atlet, khususnya dari segi nutrisi.

"Contoh pas ngomongin tentang performa, Ngarso Dalem bilang, 'Itu dilihatin ya anak-anak, jangan makan gorengan. Nanti di belakang juga diam-diam dia makan gorengan.' Kedisiplinan dan integritas pemain harus terus dipantau. Hati-hati dalam memanaj kesebelasan PSIM," terang Yuliana menirukan wejangan Sultan.

Tak hanya nutrisi, Sultan juga memberikan kelakar soal gaya kepemimpinan di lapangan yang disambut tawa manajemen. Sultan sempat melempar pesan agar pimpinan tak perlu terlalu emosional.

"Katanya, 'Jangan marah-marah.' Saya jokes bilang, 'Ngarso Dalem, sekarang PSIM sejak di Liga 1 nih saya udah nggak pernah marah-marah lagi.' Dulu pas di Liga 2 baru marah-marah terus," kelakarnya.

Dari aspek bisnis, Sultan mendorong PSIM agar tidak selamanya bergantung pada pendanaan figur pemilik modal (bouwheer) atau pengusaha semata, melainkan kreatif menggali revenue baru.

"Ngarso Dalem tanya, 'Bisa nggak kamu cari investasi tambahan dari revenue, supaya PSIM ini nggak bergantung kepada pengusaha doang? Tapi bagaimana bisa mencari revenue tambahan, misalnya buka obligasilah.' Beliau betul-betul paham industri ini," lanjutnya.

Usai pertemuan, manajemen PSIM menyerahkan album memorabilia perjalanan PSIM dari periode perjuangan 2024–2025 hingga menembus kasta tertinggi Liga 1 di 2025–2026. Yuliana mengenang, sepanjang pengabdiannya di PSIM sejak 2019, pihaknya pernah menyerahkan tiga jersey bersejarah: jersey momentum hampir lolos Liga 1 (2021), jersey momen kelulusan promosi (2024), dan jersey resmi perdana di kasta Liga 1. Terkait jersey baru yang akan dikenakan untuk musim ini, manajemen PSIM masih merahasiakan apparel serta desain detailnya hingga agenda peluncuran resmi. (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |