Korban Ketiga Ledakan Grand Polonia Medan Ditemukan Meninggal Dunia

2 hours ago 2
Korban Ketiga Ledakan Grand Polonia Medan Ditemukan Meninggal Dunia Korban ketiga dari ledakan di perumahan Grand Polonia, Medan, ditemukan, Selasa (21/7).(MI/Yoseph Pencawan)

TIM SAR Gabungan berhasil menemukan jasad ketiga sekaligus korban terakhir dari insiden ledakan hebat di Perumahan Grand Polonia, Kelurahan Suka Damai, Medan Polonia, Kota Medan, pada Selasa (21/7). Penemuan ini menandai berakhirnya operasi pencarian di lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas Medan), Hery Marantika, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan pada pukul 18.20 WIB. Jasad korban ditemukan dalam posisi tengkurap di atas tempat tidur dengan kondisi sebagian tubuh tertimpa reruntuhan bangunan.

"Alhamdulillah, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang," ujar Hery, Selasa (21/7) malam. Jenazah kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Data Korban Insiden Ledakan Grand Polonia

Berdasarkan data dari Basarnas Medan, terdapat total tujuh orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Berikut adalah rincian kondisi para korban:

Nama Korban Status Keterangan
Jeavelin (2 tahun) Selamat -
Hasan Selamat Sopir
Yuda Selamat Kurir
Satu Orang Lainnya Selamat Total 4 orang selamat
Jesika (33) Meninggal Dunia -
Ros Meninggal Dunia -
Sinta Meninggal Dunia Korban terakhir ditemukan

Kronologi dan Dampak Ledakan

Ledakan hebat tersebut terjadi pada Senin (20/7) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Kekuatan ledakan dilaporkan sangat masif hingga dentumannya terdengar dalam radius satu kilometer. Getaran kuat yang dihasilkan sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi gempa bumi.

Dampak kerusakan di lokasi terpantau cukup parah. Beberapa rumah mengalami kerusakan berat dengan dinding roboh, atap ambruk, serta kaca-kaca yang pecah. Material bangunan tampak berserakan hingga ke badan jalan kompleks, dan sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar titik ledakan turut mengalami kerusakan.

Simpang Siur Penyebab Ledakan

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih menjadi teka-teki. Polrestabes Medan melalui Kapolrestabes Kombes Jean Calvijn Simanjuntak sempat menduga bahwa ledakan dipicu oleh kebocoran pipa gas bawah tanah berdasarkan investigasi awal menggunakan alat deteksi gas.

Namun, dugaan tersebut dibantah oleh pihak Perusahaan Gas Negara (PGN). Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan teknis menunjukkan angka 0 part per million (ppm), yang berarti tidak ditemukan kandungan gas metana atau gas bumi di lokasi kejadian.

“Hasil deteksi gas yang dilakukan tim kami menunjukkan angka 0 ppm di seluruh area kejadian, baik di lantai 1 maupun lantai 2 rumah terkait,” tegas Agus.

Pihak PGN kini menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat berwenang untuk mengungkap sumber ledakan yang sebenarnya. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |