Korban Bencana Gletser Nepal Tembus 680 Jiwa, Identifikasi DNA Disiapkan

3 weeks ago 21
Korban Bencana Gletser Nepal Tembus 680 Jiwa, Identifikasi DNA Disiapkan Korban tewas bencana gletser di Nepal dan Tibet mencapai 680 jiwa.(Dok. Dialeksis)

PEMERINTAH Nepal mengambil langkah darurat dengan menyiapkan prosedur identifikasi melalui sampel DNA bagi korban bencana runtuhnya gletser Himalaya yang jenazahnya sulit dikenali. Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyatakan kebijakan ini diambil guna memberikan kepastian bagi keluarga korban di tengah meningkatnya jumlah korban jiwa.

Hingga Sabtu (29/8), jumlah korban tewas akibat bencana yang melanda wilayah Nepal dan Tibet telah menembus angka 680 jiwa. Selain itu, hampir 3.000 orang dilaporkan masih hilang, dengan rincian 2.426 orang di Nepal dan 546 lainnya di Kabupaten Gyirong, Tibet. Dari total pencarian tersebut, sedikitnya 540 orang merupakan warga negara asing.

Bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di kawasan Himalaya yang mengirimkan gelombang air dan material puing berkekuatan besar. Aliran tersebut menyapu desa-desa di sepanjang jalurnya layaknya tsunami daratan, yang mengakibatkan kerusakan masif dan korban jiwa dalam jumlah besar.

Otoritas setempat mengakui adanya tantangan berat dalam proses identifikasi karena kondisi jenazah yang mulai mengalami pembusukan. Untuk mencegah risiko kesehatan dan potensi wabah penyakit, pemerintah memutuskan untuk segera memakamkan jenazah setelah prosedur hukum selesai, namun dengan tetap menyimpan data biologis.

PM Balendra Shah menjelaskan bahwa jenazah yang belum teridentifikasi akan ditangani sesuai pedoman pemerintah untuk jenazah yang tidak dikenal atau tidak diklaim. Namun, pengambilan sampel DNA dan informasi identitas lainnya menjadi syarat mutlak sebelum pemakaman dilakukan.

Langkah penyimpanan DNA ini bertujuan agar keluarga korban tetap memiliki peluang untuk mendapatkan kepastian identitas anggota keluarga mereka di masa depan, meskipun proses identifikasi secara fisik tidak memungkinkan saat ini. Sementara itu, jenazah yang telah berhasil diidentifikasi mulai diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman secara layak. (CNA/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |