Presiden Prabowo Subianto dalam Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8).(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Danantara yang dinilai berhasil mendongkrak penghasilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara signifikan. Dalam waktu kurang dari dua tahun, sejumlah perusahaan negara yang sebelumnya merugi selama puluhan tahun kini mulai mencatatkan keuntungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8). Ia menyebut kenaikan penghasilan BUMN di bawah pengelolaan Danantara mencapai ratusan persen.
"Dalam kurang 2 tahun penghasilan Danantara, penghasilan BUMN-BUMN ini naik ratusan persen. Beberapa BUMN yang belasan tahun, puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung. Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga," ujar Prabowo.
Prabowo menilai perbaikan kinerja ini tidak lepas dari faktor kepemimpinan di tubuh Danantara. Ia memuji integritas para pimpinan lembaga tersebut yang dianggap memiliki kejujuran serta rasa cinta tanah air yang besar dalam mengelola aset negara.
Atas capaian tersebut, Presiden bahkan menyatakan bahwa jajaran pimpinan Danantara layak mendapatkan penghargaan resmi. "Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara," tegasnya.
Meski menunjukkan tren positif, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan cepat berpuas diri. Ia menginstruksikan agar pengawasan terhadap kebocoran uang negara terus diperketat dan pengelolaan keuangan dilakukan dengan lebih keras dan disiplin.
Optimisme Prabowo terhadap masa depan perusahaan negara kini semakin menguat. Ia mengaku besar hati melihat transformasi yang terjadi dan berharap perbaikan tata kelola ini terus berlanjut demi memperkuat ekonomi nasional. (Z-10)


















































