Kelelahan Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Gagal Jantung, ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

2 weeks ago 20
Kelelahan Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Gagal Jantung, ini Gejala yang Perlu Diwaspadai Ilustrasi(magnifik)

RASA lelah setelah menjalani aktivitas padat memang sering dianggap sebagai hal biasa. Namun, jika tubuh terus-menerus terasa lemas, aktivitas sederhana menjadi lebih berat, atau mudah kehabisan tenaga, kondisi tersebut tidak selalu sekadar akibat kurang tidur. Dalam beberapa kasus, kelelahan dapat menjadi salah satu tanda gagal jantung.

Menurut American Heart Association (AHA), gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan cukup baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh dapat berkurang sehingga seseorang lebih mudah mengalami kelelahan dan sesak napas.

Kelelahan yang Perlu Diwaspadai

AHA menjelaskan, kelelahan akibat gagal jantung dapat terasa sebagai rasa lelah yang berlangsung terus-menerus dan membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih berat. Misalnya, seseorang menjadi kesulitan menaiki tangga, berjalan, berbelanja, atau membawa barang yang sebelumnya dapat dilakukan tanpa masalah.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena kemampuan jantung memompa darah menurun. Tubuh kemudian berusaha mengutamakan aliran darah ke organ yang dianggap lebih penting, seperti jantung dan otak. Akibatnya, otot dan jaringan lain dapat menerima lebih sedikit pasokan darah sehingga tubuh terasa lemah.

Jangan Abaikan Jika Disertai Gejala Lain

Kelelahan menjadi lebih patut diperhatikan apabila muncul bersamaan dengan tanda lain. AHA mencatat beberapa gejala gagal jantung yang umum, antara lain sesak napas, batuk atau mengi yang menetap, pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, jantung berdebar, mual atau kehilangan nafsu makan, kebingungan, serta perubahan berat badan secara tiba-tiba.

Sesak napas juga dapat muncul saat beraktivitas maupun ketika beristirahat. Pada sebagian orang, gangguan pernapasan bahkan dapat terjadi pada malam hari sehingga harus duduk atau menggunakan beberapa bantal agar lebih mudah bernapas.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Tidak semua rasa lelah berarti seseorang mengalami gagal jantung. Kelelahan dapat disebabkan berbagai kondisi lain. Namun, apabila keluhan berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau disertai gejala seperti sesak napas dan pembengkakan, pemeriksaan medis sebaiknya tidak ditunda.

AHA menyarankan orang yang mengalami satu atau lebih gejala tersebut untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan mendapatkan evaluasi jantung. Diagnosis tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan gejala, tetapi memerlukan pemeriksaan medis yang sesuai.

Sumber: American Heart Association (AHA)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |