Kapal Pengangkut Bantuan dan Peralatan Berat untuk Gempa NTT Tiba di Ende

1 hour ago 2
Kapal Pengangkut Bantuan dan Peralatan Berat untuk Gempa NTT Tiba di Ende Bantuan Untuk Korban Gempa dikirim dari Kupang, NTT mengunakan kapal ferry.(Dok.BPBD NTT )

SATU kapal feri yang mengangkut bantuan logistik dan peralatan pendukung penanganan bencana gempa bumi di NTT yang berangkat dari Kupang telah tiba di Ende, Senin (17/8) siang. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke wilayah terdampak gempa di NTT.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Yohanes Taka Dosi mengatakan, kapal pengangkut bantuan tersebut bertolak dari Pelabuhan Bolok Kupang sejak Sabtu (16/8) malam.
 
"Bantuan yang dibawa dalam kapal tersebut mencakup kebutuhan pangan, air minum, perlengkapan kesehatan, kebutuhan bayi dan perempuan, perlengkapan pengungsian, serta peralatan untuk mendukung pembersihan material longsor, pemulihan akses jalan dan jaringan komunikasi," katanya kepada Media Indonesia.

Menurutnya, dukungan yang dikirim juga meliputi personel, peralatan dan logistik. Pengiriman dilakukan secara terpadu untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa NTT.

"Kami mengalokasikan berbagai dukungan, jadi dalam bentuk personil dan peralatan logistik. Satu kapal feri itu isinya hampir semua bantuan untuk penanganan bencana di Flores ini," ujarnya.

Menurut Yohanes, bantuan pangan yang dikirim antara lain beras, dus mi instan, air mineral, serta kebutuhan dapur, susu dan makanan untuk bayi, anak-anak dan perempuan, makanan siap konsumsi, minyak goreng, telur dan kebutuhan pangan lainnya.

Ada juga terpal, tikar, matras, kasur lipat, karpet dan selimut untuk kebutuhan di lokasi pengungsian. Dia mengatakan bantuan dari Kupang merupakan bagian dari dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

"Kebutuhan sembako, selain yang dikirim dari sini, juga dari Badan Pangan Nasional, itu sudah mengalokasikan 5 kg beras per kepala keluarga selama dua minggu, selama masa tanggap darurat," jelasnya.

Adapun, cadangan beras pemerintah melalui Bulog juga tersedia di sejumlah wilayah Flores, yakni Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere dan Labuan Bajo. Cadangan juga tersedia di Kupang dan dapat didorong ke Flores apabila diperlukan.

Data korban jiwa gempa di NTT mencapai 55 orang , 276 orang luka-luka dan 11.543 orang mengungsi. Selain itu, gempa di NTT menyebabkan 5.442 rumah rusak, terdiri atas 2.693 rumah rusak berat, 639 rumah rusak sedang dan 2.110 rumah rusak ringan.Selain itu, kerusakan terjadi pada berbagai fasilitas publik, yakni 238 satuan pendidikan, 79 rumah ibadat, 125 fasilitas pelayanan kesehatan, 106 kantor dan 76 fasilitas umum. (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |