Iran Klaim Serang Pangkalan Udara Al Minhad di UEA dengan Puluhan Drone

3 weeks ago 6
Iran Klaim Serang Pangkalan Udara Al Minhad di UEA dengan Puluhan Drone Ilustrasi Pangkalan Militer AS.(Anadolu)

KETEGANGAN di kawasan Teluk kembali memuncak setelah militer Iran mengeklaim telah melancarkan serangan udara terhadap Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (31/8) pagi. Serangan tersebut dilaporkan secara khusus menyasar area yang menjadi lokasi penempatan personel militer dan aset helikopter Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan keterangan resmi militer Iran, operasi tersebut melibatkan puluhan drone serang. Teheran menegaskan bahwa target utama serangan adalah bagian pangkalan yang digunakan oleh pasukan AS untuk menempatkan personel serta alutsista mereka.

"Iran menargetkan area-area di mana helikopter dan personel AS ditempatkan di Pangkalan Al Minhad di UEA, menggunakan puluhan drone serang," ungkap pihak militer Iran dalam pernyataan resminya, Senin (31/8).

Aksi Balasan Insiden Pulau Larak

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan ini merupakan tindakan balasan langsung atas operasi militer Amerika Serikat yang sebelumnya terjadi di Pulau Larak, wilayah strategis di Selat Hormuz. Teheran mengeklaim serangan AS di Pulau Larak tersebut telah menewaskan sejumlah anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) dan warga sipil.

Laporan dari The Jerusalem Post menyebutkan bahwa Teheran memandang serangan ke Al Minhad sebagai respons setimpal atas hilangnya nyawa personel dan warga mereka di wilayah kedaulatan Iran tersebut.

Ringkasan Klaim Serangan Iran (31 Agustus 2026):

Target Pangkalan Udara Al Minhad, UEA (Area Personel & Helikopter AS)
Metode Puluhan Drone Serang
Waktu Senin, 31 Agustus Pagi
Motif Pembalasan atas serangan AS di Pulau Larak (Selat Hormuz)

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Meskipun klaim ini telah disiarkan secara luas oleh media pemerintah Iran, hingga saat ini belum ada konfirmasi independen mengenai dampak kerusakan atau kebenaran serangan tersebut di lapangan. Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) terpantau belum memberikan tanggapan langsung terkait klaim Teheran.

Senada dengan pemerintah pusat, Kementerian Pertahanan UEA juga belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk memverifikasi atau membantah laporan serangan drone di wilayah kedaulatan mereka. Pihak militer Amerika Serikat juga belum memberikan keterangan terkait kondisi personel dan aset mereka di Pangkalan Al Minhad.

Eskalasi ini menandai babak baru ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk. Pangkalan-pangkalan militer yang digunakan oleh AS di negara-negara mitra kawasan kini menjadi titik paling rawan dalam konfrontasi terbuka yang melibatkan Teheran dan Washington. (Fer/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |