Seorang pengunjuk rasa membawa poster di depan Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (7/4/2026).(Dok. Xinhua/Li Rui)
PEMERINTAH Iran melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baqaei, menegaskan akan memberikan respons tegas terhadap rangkaian serangan udara yang diduga dilakukan oleh Amerika Serikat (AS). Salah satu serangan dilaporkan menghantam sebuah rumah yang tengah menyelenggarakan upacara pernikahan di wilayah Sirik, Iran.
Baqaei mengungkapkan bahwa insiden di Sirik tersebut mengakibatkan jatuhnya korban massal. Berdasarkan data awal, lebih dari 50 orang yang terdiri dari pria, perempuan, dan anak-anak menjadi korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka.
Melalui pernyataan di platform X pada Rabu (2/9/2026), Baqaei menyebutkan bahwa serangan di Sirik bukan merupakan insiden tunggal, melainkan bagian dari operasi militer yang lebih luas. Beberapa wilayah lain yang turut menjadi sasaran meliputi:
- Minab
- Lamerd
- Pulau Qeshm
- Bandar Abbas
- Chabahar
- Konarak
- Bandara Jiroft (Provinsi Kerman)
"Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap," tegas Baqaei sebagaimana dilansir dari Anadolu.
Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan, Ahmad Nafisi, memberikan rincian awal mengenai dampak serangan di lokasi pernikahan tersebut. Berikut adalah ringkasan data sementara yang berhasil dihimpun:
Selain mengancam tindakan balasan, Baqaei juga mengecam keras sikap diam dari pemerintah negara lain maupun lembaga internasional. Ia menilai sikap tersebut bukan merupakan bentuk netralitas, melainkan upaya pembenaran atas agresi.
"Kebungkaman mereka bukanlah netralitas," ujarnya. Ia memperingatkan bahwa pihak-pihak yang memilih diam tidak akan selamanya terbebas dari konsekuensi atas sikap mereka di masa depan.
Di sisi lain, Komando Pusat militer Amerika Serikat (CENTCOM) telah mengonfirmasi bahwa pihaknya melancarkan serangan terhadap sejumlah target yang diklaim milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di wilayah Iran. Hingga saat ini, proses pendataan korban masih terus berlangsung dan jumlah korban dilaporkan masih dapat berubah. (Fer/I-1)
| Lokasi Utama | Sirik, Provinsi Hormozgan (Rumah Upacara Pernikahan) |
| Korban Tewas (Awal) | Sedikitnya 4 orang |
| Korban Luka-luka | Sekitar 50 orang |
| Target Infrastruktur | Bandara Jiroft, Fasilitas di Pulau Qeshm, dan sekitarnya |


















































