ICAO Peringatkan Risiko Penerbangan Sipil di Zona Konflik Usai Ukraina Sebut Ruang Udara Rusia Tak Aman

6 hours ago 1
ICAO Peringatkan Risiko Penerbangan Sipil di Zona Konflik Usai Ukraina Sebut Ruang Udara Rusia Tak Aman Ilustrasi(AFP)

BADAN Penerbangan Sipil Internasional PBB (ICAO) mengimbau seluruh anggotanya untuk menjamin keselamatan pesawat sipil. Imbauan ini dikeluarkan tak lama setelah Ukraina secara resmi menyampaikan kepada organisasi tersebut bahwa ruang udara Rusia "tidak aman" di tengah berlangsungnya perang.

Dalam pernyataan resminya, lembaga PBB yang berbasis di Montreal tersebut menyoroti berbagai teknologi militer yang mengancam keselamatan penerbangan sipil, mulai dari sistem senjata jarak jauh, sistem pesawat tanpa awak (UAS), gangguan frekuensi radio pada sistem satelit navigasi global, hingga sistem pertahanan udara canggih. Meski demikian, ICAO tidak menyebutkan nama negara tertentu dalam pernyataan itu.

ICAO menegaskan kembali seruannya agar seluruh negara anggota memperkuat komitmen dalam melindungi pesawat sipil dari segala risiko yang timbul di zona konflik. Badan ini menilai risiko pesawat sipil menjadi sasaran atau terjebak dalam tembakan silang kini makin meningkat.

Peringatan dari ICAO mengemuka setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan wilayah udara di atas Rusia menjadi "sangat berbahaya" akibat operasi drone miliknya.

"Ukraina tidak ingin nyawa orang yang tidak bersalah melayang. Karena itulah kami memperingatkan mitra-mitra kami, hari-hari aman di langit Rusia telah berakhir," tegas Zelensky.

Zelensky menambahkan bahwa meskipun penerbangan sipil tidak dijadikan sasaran, "tidak ada tempat" bagi pesawat sipil "di langit yang dipenuhi drone." Pemimpin Ukraina tersebut menyebut langkah itu sebagai respons yang adil terhadap "keinginan Rusia untuk memperpanjang perang" melalui aksi "teror terhadap warga sipil." (AFP/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |