Hypertune Klaim Tingkatkan FPS hingga 60 Persen di PC Intel, Ini Hasil Ujinya

5 hours ago 2
Hypertune Klaim Tingkatkan FPS hingga 60 Persen di PC Intel, Ini Hasil Ujinya Ilustrasi(Hypertune)

PENGGUNA PC berbasis Intel kini memiliki opsi baru untuk mengoptimalkan performa gaming tanpa harus melakukan pengaturan overclocking secara manual. Hypertune resmi meluncurkan platform Gaming Performance Engineering setelah melewati masa akses awal yang diikuti lebih dari 60.000 peserta.

Platform tersebut dikembangkan melalui kemitraan dengan Intel dan menggunakan Software Development Kit (SDK) Extreme Tuning Utility (XTU). Hypertune mengklaim perangkat lunaknya mampu meningkatkan frame rate hingga 60% pada sistem tertentu.

Namun, angka tersebut bukan peningkatan yang bisa diharapkan pada setiap perangkat. Hypertune mengatakan sistem akan dianalisis secara individual sebelum dilakukan optimasi, bukan sekadar menerapkan profil pengaturan yang sama untuk semua komputer.

Perangkat lunak ini menawarkan sejumlah fitur, mulai dari overclocking CPU dan GPU secara otomatis, penyesuaian pengaturan Windows, optimasi jaringan, hingga pengaturan khusus untuk game.

Hypertune juga menyebut telah bekerja sama dengan overclocker SkatterBencher atau Pieter Plaisier untuk menyempurnakan perangkat lunaknya.

Hasil Berbeda pada Setiap Sistem

Untuk mendukung klaim performanya, Hypertune melakukan pengujian pada dua sistem dengan spesifikasi berbeda.

Sistem pertama menggunakan Intel Core Ultra 9 285K dan GeForce RTX 5090. Dalam pengujian internal, Hypertune mencatat peningkatan performa sebesar 18,9% pada Homeworld 3 dan 28,2% pada Tomb Raider.

Sementara itu, sistem kedua menggunakan Intel Core i7-14700K dan GeForce RTX 3080. Peningkatan yang diperoleh mencapai 9,8% pada Rainbow Six Siege dan 4,3% pada Marvel Rivals. 

Hasil tersebut menunjukkan manfaat Hypertune sangat bergantung pada kombinasi perangkat keras dan game yang digunakan.

Pada Homeworld 3, misalnya, peningkatan terbesar berasal dari penyetelan CPU. Hal itu dinilai masuk akal karena Core Ultra 9 285K masih memiliki ruang untuk dioptimalkan, sementara Homeworld 3 cukup sensitif terhadap performa CPU.

Sebaliknya, Marvel Rivals hanya menunjukkan peningkatan kecil. Hal ini memperlihatkan bahwa tidak semua game akan memperoleh manfaat besar dari optimasi otomatis.

Game Hub Berikan Pengaruh Besar

Hypertune juga memiliki fitur bernama Game Hub yang dapat menerapkan profil pengaturan grafis secara otomatis pada game tertentu.

Fitur tersebut dapat memberikan peningkatan performa yang cukup besar, tetapi hasilnya pada dasarnya berasal dari perubahan pengaturan grafis. Pengguna sebenarnya dapat memperoleh efek serupa dengan menyesuaikan pengaturan grafis game secara manual.

Pada Rainbow Six Siege, misalnya, Hypertune mencatat peningkatan sekitar 9,8%. Namun, sebagian besar peningkatan tersebut berasal dari Game Hub yang mengubah pengaturan dalam game.

Karena itu, klaim peningkatan hingga 60% perlu dilihat berdasarkan kondisi pengujian tertentu dan tidak dapat dianggap sebagai peningkatan standar yang akan diperoleh seluruh pengguna.

Ditujukan untuk Pengguna Umum

Pendiri Hypertune, Austin Copeland, mengatakan perangkat lunak tersebut tidak dirancang khusus untuk para penggemar overclocking. "Kami tidak mencoba membangun alat untuk para overclocker," kata Copeland.

Dengan pendekatan tersebut, Hypertune ditujukan bagi pengguna yang ingin mendapatkan performa lebih tinggi tetapi tidak memahami berbagai pengaturan teknis pada CPU, GPU, maupun Windows.

Hypertune bekerja melalui SDK XTU Intel dan mengklaim seluruh optimasi yang dilakukan bersifat non-destruktif serta dapat dikembalikan ke pengaturan sebelumnya.

Perusahaan juga mengatakan perangkat lunaknya aman digunakan bersama sejumlah sistem anti-cheat, termasuk Riot Vanguard, Easy Anti-Cheat, dan BattlEye.

Berbeda dari sejumlah perangkat lunak optimasi PC yang tersedia secara gratis, Hypertune menerapkan sistem berlangganan.

Layanan tersebut dibanderol US$9,99 atau sekitar Rp166 ribu per bulan, sedangkan paket tahunan dipatok US$59,99 atau sekitar Rp995 ribu. 

Hypertune juga menawarkan layanan "penyetelan ahli" seharga US$80 atau sekitar Rp1,33 juta. Dalam layanan tersebut, teknisi akan mengakses komputer pengguna secara jarak jauh untuk melakukan penyetelan secara manual.

Perusahaan menyebut menyediakan uji coba gratis selama tujuh hari. Namun, dalam pengujian yang dilakukan sumber, biaya berlangganan justru langsung dikenakan sehingga penawaran uji coba tersebut belum dapat dikonfirmasi.

Hypertune memang menawarkan pendekatan yang lebih otomatis dibandingkan metode overclocking konvensional. Namun, peningkatan performanya tetap bergantung pada perangkat keras, game, serta pengaturan yang digunakan. (Tom's Hardware/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |