Masker.(Magnific)
KEMENTERIAN Kesehatan telah mendistribusikan 980.315 masker untuk masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati mengatakan, distribusi masker merupakan bagian dari dukungan logistik kesehatan untuk menghadapi dampak asap karhutla.
"Pembagian masker sebanyak 980.315 masker sudah terbagi," kata Widya dalam pemaparan perkembangan penanganan bencana, Kamis (10/9).
Selain masker, Kemenkes telah memobilisasi berbagai logistik kesehatan, antara lain 277 oksigen konsentrator, 41.000 pasang sarung tangan, 36 tabung oksigen, 4.908 alat pelindung diri, 120 face shield, sembilan air purifier dan 248 paket pemberian makanan tambahan.
Dukungan tenaga kesehatan juga dimobilisasi di tujuh provinsi terdampak. Per 9 September, tenaga yang dimobilisasi terdiri atas 40 orang di Kalimantan Selatan, 487 orang di Kalimantan Tengah, 121 orang di Kalimantan Barat, lima orang di Kalimantan Timur, 592 orang di Jambi, 209 orang di Riau, dan 382 orang di Sumatera Selatan.
Untuk pelayanan, Kemenkes menyiapkan 1.691 puskesmas sebagai pos pelayanan kesehatan dan 360 rumah sakit rujukan. Widyawati mengimbau masyarakat tidak panik tetapi tetap waspada terhadap dampak asap karhutla. "Masyarakat diminta menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, memantau indeks kualitas udara, memperbanyak minum air putih, dan mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak," pungkasnya. (Ata/P-3)








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)









