Harmoni Lintas Budaya, MSO String Quartet dan Wisnu Satyagraha Siap Pukau Jakarta

4 hours ago 1
Harmoni Lintas Budaya, MSO String Quartet dan Wisnu Satyagraha Siap Pukau Jakarta Melbourne Symphony Orchestra (MSO) String Quartet berkolaborasi dengan komposer Wisnu Satyagraha.(MI/Chatrine Simanjuntak)

MELBOURNE Symphony Orchestra (MSO) String Quartet bersiap menggelar konser kolaboratif bersama komposer Indonesia, Wisnu Satyagraha, di Soehanna Hall, Jakarta, pada Kamis (9/7). Pertunjukan ini mengusung konsep unik yang memadukan musik klasik Barat dengan instrumen tradisional Indonesia sebagai simbol penguatan hubungan budaya antara kedua negara.

Dalam sesi latihan yang dibuka untuk media di Kedutaan Besar Australia, terlihat persiapan intensif para musisi. Fokus utama konser tahun ini adalah penampilan komposisi karya Wisnu Satyagraha yang menggabungkan format string quartet dengan Gejog Lesung, instrumen tradisional Jawa yang berasal dari tradisi menumbuk padi.

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Kristopher Maslin, menyatakan bahwa kehadiran MSO di Jakarta merupakan bagian dari hubungan kerja sama yang telah terjalin selama satu dekade. "Kami sangat senang bisa membawa MSO ke Jakarta. Kerja sama ini berkembang melalui program seni, pendidikan, dan pertukaran budaya," ujar Kris.

Delegasi MSO terdiri dari empat musisi utama: Sara Curro (first violin), Monica Curro (second violin), Aidan Filshie (viola), dan Caleb Wong (cello). Mereka akan berkolaborasi dengan sekitar 15 musisi Indonesia, sehingga total penampil mencapai 18 orang dalam berbagai format repertoar, mulai dari penampilan tunggal hingga ansambel penuh di bagian penutup.

Selain aspek pertunjukan, kunjungan MSO juga mencakup agenda edukasi. Para personel MSO dijadwalkan bertemu dengan musisi muda dari Trust Orchestra untuk berbagi pengalaman dan memperluas jejaring profesional. Langkah ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Yogyakarta melalui Youth Music Camp.

Di Yogyakarta, MSO tidak hanya memberikan bimbingan teknis kepada Yogyakarta Royal Orchestra, tetapi juga menyelenggarakan pelatihan manajemen seni. Rangkaian kegiatan dari Yogyakarta hingga Jakarta ini menegaskan bahwa kolaborasi MSO dan Indonesia mencakup pengembangan kapasitas SDM dan pertukaran pengetahuan lintas budaya yang berkelanjutan.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |