Ganesha Operation Jadi Mitra Strategis, Pendidikan Nonformal Didorong Perkuat SDM Indonesia

3 weeks ago 22
Ganesha Operation Jadi Mitra Strategis, Pendidikan Nonformal Didorong Perkuat SDM Indonesia Direktur Utama Ganesha Operation Prof Bob Foster bersama sejumlah pihak, saat menerima penghargaan sebagai mitra strategis FPLKP dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti(ISTIMEWA)

LEMBAGA bimbingan belajar Ganesha Operation (GO) yang berbasis di Bandung, Jawa Barat, menerima penghargaan sebagai mitra strategis Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) dalam ajang Gebyar Kursus 2026. Penghargaan ini diberikan di depan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu'ti yang turut hadir dalam acara tersebut.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Utama Ganesha Operation Prof Bob Foster sebagai bentuk pengakuan atas kiprah Ganesha Operation. Lembaga ini sudah lebih dari 42 tahun bergerak di bidang pendidikan nonformal, mendampingi siswa mempersiapkan ujian sekolah hingga seleksi masuk perguruan tinggi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan keberadaan lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Ini menunjukkan bagaimana peran lembaga pendidikan nonformal, khususnya kursus, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, juga memberikan pendidikan dan keterampilan bagi anak-anak Indonesia untuk dapat memperoleh pekerjaan di sektor-sektor profesional baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.

Ia menambahkan pendidikan formal dan nonformal sama-sama penting untuk membekali generasi muda dengan kecakapan hidup.

Gebyar Kursus 2026 turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin serta anggota Komisi X DPR RI Agung Widyantoro.


JEMBATAN STRATEGIS


Prof Bob Foster mengatakan tantangan dunia kerja ke depan akan semakin berat, sehingga generasi muda tidak cukup hanya disiapkan lewat pendidikan formal.

“Mereka masuk ke dunia kerja bukan sekadar bermodal ijazah, tapi juga harus punya skill yang sesuai kebutuhan. Lembaga nonformal ini jadi jembatan strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi persaingan dunia kerja yang terus berubah cepat,” katanya.

Ia menjelaskan pendidikan nonformal dapat mengambil peran dalam mengembangkan keterampilan sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi otomatisasi dan perubahan teknologi. Sementara -pendidikan formal tetap memiliki posisi penting dalam memperkuat kemampuan akademik.

Bob menilai kedua jalur pendidikan tersebut seharusnya tidak dipertentangkan, melainkan dikembangkan secara beriringan.

“Yang jelas dibutuhkan kolaborasi untuk membangun ekosistem pendidikan ini bersama, baik lembaga formal, nonformal, pemerintah, maupun dunia usaha. Generasi muda harus siap secara akademik sekaligus vokasional,” ujarnya.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha, tambah dia, dapat menciptakan ekosistem yang lebih kuat agar lulusan memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kalau Ganesha Operation, FPLKP, dan pemerintah terus bergandengan seperti ini, saya optimistis Indonesia bisa lebih maju ke depan,” katanya.

Gebyar Kursus 2026 berlangsung dua hari, 29-30 Agustus 2026 mengangkat tema Connecting Skills, Creating Futures. Acara juga diisi dengan jalan santai yang diikuti oleh 1.000 peserta, Business Matching, Edu Fair untuk sinkronisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau dengan perguruan tinggi, pelepasan alumni lembaga kursus dan pelatihan ke pasar kerja luar negeri, serta Lomba Lembaga Kursus.

Prof Bob Foster menambahkan dibutuhkan kolaborasi untuk membangun ekosistem pendidikan ini bersama, baik lembaga formal, nonformal, pemerintah, maupun dunia usaha. Generasi muda harus siap secara akademik sekaligus vokasional.

"Kalau Ganesha Operation, FPLKP, dan pemerintah terus bergandengan seperti ini, saya optimistis Indonesia bisa lebih maju ke depan,” ucapnya.

Bagi Ganesha Operation, lanjut dia, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pendampingan terhadap generasi muda masih panjang.

"Ganesha Operation berharap dapat lebih banyak dilibatkan dalam program yang mempertemukan siswa dengan kebutuhan dunia kerja, sejalan dengan tema Connecting Skills, Creating Futures yang diusung Gebyar Kursus 2026," pungkas Bob.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |