Desil Berubah, Pramono Perintahkan Disdik DKI Rechecking Penerima KJMU yang Tercoret

3 weeks ago 7
Desil Berubah, Pramono Perintahkan Disdik DKI Rechecking Penerima KJMU yang Tercoret Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Pendidikan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang kehilangan bantuan setelah perubahan data desil pasca pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Sensus Ekonomi 2026.

Ia mengatakan, perubahan desil dalam data terbaru BPS perlu ditelusuri lebih lanjut, terutama bagi mahasiswa yang sebelumnya tercatat sebagai penerima KJMU tetapi kini tidak lagi masuk dalam daftar penerima.

“Secara khusus saya sudah minta kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan rechecking secara langsung kepada para mahasiswa tersebut,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8).

Menurutnya, Pemprov DKI menerima sejumlah laporan terkait mahasiswa yang terdampak perubahan data tersebut. 

Bahkan, Pramono menyebut mendapat informasi ada enam mahasiswa yang tidak dapat melanjutkan kuliah karena tidak lagi memperoleh KJMU.

“Saya juga banyak mendapatkan masukan bahwa kemarin katanya ada enam orang yang akhirnya tidak bisa melanjutkan kuliah karena tidak mendapatkan lagi KJMU,” ujarnya.

Ia menegaskan, perubahan status penerima tidak akan langsung diterima begitu saja. Pemprov DKI akan mengecek nama-nama mahasiswa yang sebelumnya mendapatkan KJMU, tetapi mengalami perubahan desil sehingga kini tidak lagi tercatat sebagai penerima.

“Nah, untuk itu, untuk Jakarta secara khusus, saya sudah minta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan pengecekan nama-nama yang desilnya berubah,” tutur dia.

Ia menjelaskan, mekanisme KJMU di Jakarta berbeda dengan daerah lain. 

Keputusan mengenai penerima bantuan pendidikan tersebut berada di tangan Pemprov DKI dengan mengacu pada data yang tersedia.

“Toh, beda dengan daerah lain. Untuk Jakarta, keputusan KJMU itu kan, ada di kita,” tegasnya.

Karena itu, Pramono meminta proses verifikasi dilakukan secara langsung agar perubahan data tidak serta-merta membuat mahasiswa yang sebelumnya berhak menerima bantuan kehilangan akses untuk melanjutkan pendidikan.

Pemprov DKI, lanjut dia, akan menggunakan hasil pengecekan tersebut sebagai dasar untuk memastikan ketepatan sasaran penerima KJMU. (E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |