Pelatih Liverpool Andoni Iraola(AFP/Darren Staples)
ANTUSIASME tinggi menyelimuti Anfield saat ribuan pendukung Liverpool memadati jalanan untuk menyambut Andoni Iraola dalam laga kandang pertamanya sebagai manajer the Reds. Stadion yang terisi penuh (sell-out) saat menjamu Monaco menciptakan atmosfer awal era baru yang menjanjikan. Namun, hasil di lapangan memberikan catatan merah bagi sang manajer baru.
Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, tim asuhan Iraola membuang keunggulan dua gol. Meski penurunan performa terjadi setelah serangkaian pergantian pemain, laga ini mengekspos masalah serius terkait kedalaman skuad Liverpool saat ini.
Kritik Iraola Terhadap Stamina dan Level Pemain
Berbicara kepada LFC TV usai pertandingan, Iraola mengakui adanya kemiripan dengan laga sebelumnya melawan Leeds United. Ia menyoroti ketidakmampuan tim menjaga intensitas permainan dalam durasi panjang.
"Kami memainkan babak pertama yang bagus, terutama 30 menit awal. Saat ini, kami mungkin belum memiliki level yang cukup untuk terus bermain seperti itu. Mereka (Monaco) layak membalikkan keadaan," ujar Iraola.
Ia menambahkan bahwa kelelahan menjadi faktor kunci setelah pergantian pemain dilakukan.
"Dua laga pramusim pertama kami menang, tapi dua laga terakhir kami tidak bisa mempertahankan level yang diinginkan sepanjang pertandingan. Begitu ada perubahan, pemain mulai lelah. Kami punya banyak pekerjaan rumah," aku Iraola.
Krisis Lini Belakang dan Kedatangan Ronald Araujo
Fokus utama kini tertuju pada siapa yang akan mendampingi Virgil van Dijk di jantung pertahanan saat laga pembuka Liga Primer Inggris melawan Newcastle United dalam dua pekan ke depan. Van Dijk sendiri baru kembali bermain bersama Alisson dan Cody Gakpo setelah libur panjang pasca-Piala Dunia.
Dalam laga melawan Monaco, Van Dijk dipasangkan dengan pemain muda berusia 18 tahun, Ifeanyi Ndukwe. Meski berbakat, Ndukwe dipastikan akan dipinjamkan musim ini karena kendala izin kerja.
Kondisi darurat lini belakang terlihat jelas saat Liverpool mengakhiri pertandingan dengan menempatkan Luke Chambers dan Wataru Endo sebagai bek tengah.
Kabar baik datang dari bursa transfer. Ronald Araujo, 27, dilaporkan telah menjalani tes medis pada Minggu (9/8) untuk merampungkan kepindahannya dari Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim, yang mencakup opsi beli sekitar Rp960 miliar (£47,2 juta).
Sementara itu, rekrutan baru dari Rennes, Jeremy Jacquet, 21, masih dalam pemulihan cedera lutut ringan namun diharapkan bisa tampil dalam laga uji coba melawan Como pada 16 Agustus mendatang.
Sinar Wirtz dan Isak di Tengah Kekalahan
Di tengah kekecewaan hasil akhir, performa Florian Wirtz dan Alexander Isak menjadi titik terang. Pasangan yang didatangkan dengan total biaya gabungan mencapai Rp4,5 triliun (£225 juta) musim panas lalu itu menunjukkan chemistry yang apik.
Wirtz tampil dominan sebagai pemain nomor 10 di belakang Isak. Gol pertama lahir dari penyelesaian kaki kanan Isak yang tenang. Gol kedua pun melibatkan keduanya, meski Isak mengaku tidak yakin siapa yang memberikan sentuhan terakhir pada bola hasil kreasi Wirtz tersebut.
"Saya rasa kami setuju bahwa saya dan Flo (Wirtz) sama-sama menyentuh bola, tapi jujur saya tidak tahu siapa yang menyentuh pertama atau terakhir," kata Isak kepada LFC TV.
Isak menegaskan bahwa semangat tim tetap terjaga di bawah arahan Iraola. Liverpool kini menyisakan dua laga uji coba (double-header) melawan Como sebelum benar-benar diuji di kompetisi resmi. (bbc/Z-1)


















































