Kini, Messi benar-benar mengucapkan selamat tinggal dengan kepala tegak dan rasa bangga yang mendalam. Ia menutup surat perpisahannya dengan kalimat menyentuh: "Terima kasih Tuhan telah membuat saya menjadi orang Argentina."(Dok. Transfermarkt)
MEGABINTANG sepak bola dunia, Lionel Messi, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Argentina. Pengumuman emosional ini disampaikan Messi melalui akun media sosial Instagram pribadinya pada Senin (31/8), menandai berakhirnya era keemasan sang kapten bersama Albiceleste.
Dalam surat perpisahan yang diunggahnya, penyerang Inter Miami tersebut mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang pasca-berakhirnya Piala Dunia 2026. Messi mengakui bahwa meninggalkan seragam tim nasional adalah hal yang sangat menyakitkan, namun ia merasa saat ini adalah waktu yang tepat.
"Setelah waktu yang berlalu sejak final (Piala Dunia 2026) dan setelah banyak memikirkannya, saya ingin menyampaikan kepada semuanya bahwa saya pensiun dari tim nasional," tulis Messi dalam unggahannya.
Alasan Pensiun dan Regenerasi
Messi menjelaskan bahwa faktor fisik dan keinginan untuk memberikan ruang bagi generasi baru menjadi alasan utama di balik keputusannya. Pemain berusia 39 tahun itu merasa telah memberikan segala kemampuan terbaiknya untuk negara selama dua dekade terakhir.
"Saya sudah memberikan semuanya, saya tidak punya lagi yang bisa diberikan. Selain itu, ada pemain-pemain muda hebat yang datang dan mereka layak mendapatkan kesempatan," imbuh mantan bintang Barcelona tersebut.
Meski tidak lagi berada di lapangan, Messi menegaskan akan tetap menjadi pendukung setia Argentina. "Sekarang saya akan menjadi salah satu dari kalian, selalu mendukung dari luar, baik dalam keadaan baik maupun buruk, terlebih lagi saat buruk," tuturnya.
Karier Gemilang dan Koleksi Trofi
Lionel Messi menutup karier internasionalnya dengan catatan statistik yang luar biasa. Ia tercatat telah mencetak 125 gol dalam 207 pertandingan bersama Argentina. Puncak kariernya terjadi saat ia memimpin Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah trofi yang melengkapi lemari prestasinya.
Secara total, Messi telah mempersembahkan empat trofi mayor bagi Argentina:
- Copa America 2021
- Finalissima 2022
- Piala Dunia 2022
- Copa America 2024
Kilas Balik Drama Pensiun 2016
Keputusan pensiun ini bukanlah yang pertama bagi Messi. Pada tahun 2016, ia sempat menyatakan mundur dari tim nasional setelah kekalahan menyakitkan di final Copa America Centenario melawan Cile. Saat itu, rasa frustrasi akibat kalah dalam tiga final turnamen besar secara beruntun (Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan 2016) membuatnya merasa karier internasionalnya telah berakhir.
"Bagi saya, tim nasional sudah berakhir. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa. Menyakitkan tidak menjadi juara," ujar Messi pada 2016 silam sebelum akhirnya memutuskan kembali dan meraih kesuksesan besar di tahun-tahun terakhirnya.
Kini, Messi benar-benar mengucapkan selamat tinggal dengan kepala tegak dan rasa bangga yang mendalam. Ia menutup surat perpisahannya dengan kalimat menyentuh: "Terima kasih Tuhan telah membuat saya menjadi orang Argentina." (I-1)


















































