Cianjur Gempa M 4,3, BPBD Imbau Warga Waspada dan tidak Panik

3 weeks ago 7
Cianjur Gempa M 4,3, BPBD Imbau Warga Waspada dan tidak Panik Informasi gempa Cianjur.(Dok. Google)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (1/9/2026) petang. Warga diminta segera mencari tempat aman jika merasakan getaran yang signifikan.

Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal dengan kedalaman lima kilometer. Pusat gempa Cianjur hari ini berada di wilayah selatan Cianjur, tepatnya pada koordinat 6,93 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107,10 derajat Bujur Timur (BT), atau sekitar 13 kilometer selatan Kabupaten Cianjur.

"Gempa dirasakan di seluruh wilayah Cianjur. Kami sudah menyebar anggota dan berkoordinasi dengan aparat desa serta kecamatan guna mendata dampak gempa yang dirasakan cukup kencang selama beberapa detik, mulai dari wilayah utara hingga selatan," ujar Iwan di Cianjur, Selasa.

Hingga saat ini, BPBD masih melakukan pendataan intensif untuk memastikan dampak kerusakan, mengingat getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga Kabupaten Sukabumi. Petugas dan relawan telah diterjunkan ke sejumlah kecamatan yang merasakan guncangan paling kuat.

Berdasarkan informasi sementara, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau fasilitas umum. Namun, penyisiran terus dilakukan di desa-desa untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman.

Guncangan gempa sempat memicu kepanikan warga. Di sebagian besar wilayah, masyarakat berhamburan keluar rumah dan perkantoran. Banyak warga memilih bertahan di luar ruangan selama beberapa puluh menit sebelum akhirnya berani kembali ke dalam bangunan.

Iwan Karyadi menekankan pentingnya kesiapsiagaan mandiri. "Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan tidak panik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Segera keluar ruangan menuju tempat terbuka yang aman dan pastikan tidak ada gempa susulan sebelum kembali masuk," tambahnya.

Kepanikan warga juga dipicu oleh faktor trauma masa lalu. Sejumlah warga di beberapa kecamatan mengaku teringat kembali pada bencana gempa besar yang terjadi tiga tahun silam.

"Kami masih trauma, apalagi gempa ini terasa cukup kencang dan terjadi di awal September. Tiga tahun lalu, gempa magnitudo 5,6 juga terjadi di bulan yang sama. Kami berharap tidak ada lagi bencana gempa susulan di Cianjur," ungkap Gina Rohmawati, warga Desa Nagrak.

BPBD Cianjur menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan ketat di seluruh titik rawan guna memastikan keselamatan warga pascagempa Selasa petang tersebut. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |