Bukan Hanya Kolesterol, Perubahan Wajah Bisa Jadi Tanda Stroke

4 hours ago 2
Bukan Hanya Kolesterol, Perubahan Wajah Bisa Jadi Tanda Stroke Ilustrasi(Health Direct)

PERUBAHAN pada wajah yang terjadi secara tiba-tiba dapat menjadi salah satu tanda stroke. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika disertai kelemahan pada anggota tubuh atau gangguan bicara. 

Tanda tersebut berkaitan dengan gangguan pada fungsi tubuh yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Karena itu, mengenali perubahan wajah secara mendadak penting dilakukan agar seseorang dapat segera memperoleh pertolongan medis.

Lantas, seperti apa perubahan wajah yang perlu dicurigai sebagai tanda stroke?

Wajah Mencong Jadi Tanda yang Perlu Diwaspadai

Dilansir dari Cleveland Clinic, masyarakat dapat mengenali tanda stroke menggunakan metode BE FAST, yang merupakan singkatan dari Balance, Eyes, Face, Arms, Speech, dan Time. Tanda yang perlu diperhatikan adalah salah satu sisi wajah yang tiba-tiba turun atau terlihat tidak simetris.

Selain perubahan pada wajah, stroke dapat menyebabkan gangguan keseimbangan, perubahan penglihatan, kelemahan pada lengan atau kaki, serta kesulitan berbicara maupun memahami pembicaraan. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, gejala stroke umumnya muncul secara mendadak sehingga tidak sebaiknya ditunggu hingga membaik dengan sendirinya.

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala stroke juga dapat berupa mati rasa atau kelumpuhan pada wajah, lengan, atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gangguan berjalan, pusing, kehilangan koordinasi, serta sakit kepala berat yang muncul tiba-tiba juga dapat menjadi tanda stroke.

Serangan Jantung Tidak Identik dengan Wajah Mencong

Sementara itu, wajah mencong bukan merupakan tanda utama serangan jantung. Berdasarkan laporan dari Mayo Clinic, gejala yang lebih umum meliputi nyeri atau tekanan pada dada, sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, serta rasa sakit atau tidak nyaman yang dapat menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, atau gigi.

Gejala serangan jantung juga dapat berbeda pada setiap orang. Sebagian penderita bahkan hanya mengalami keluhan ringan atau tidak merasakan nyeri dada yang khas. Karena itu, gejala yang muncul secara tiba-tiba tetap perlu mendapat perhatian.

Kolesterol Rendah Bukan Berarti Bebas Risiko

Memiliki kadar kolesterol rendah tidak otomatis membuat seseorang bebas dari risiko stroke atau serangan jantung. Risiko kedua kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor kesehatan lainnya.

Karena itu, jika wajah tiba-tiba mencong, salah satu lengan melemah, bicara menjadi pelo, penglihatan terganggu, atau keseimbangan hilang, segera cari pertolongan medis. Begitu pula ketika muncul tekanan atau nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, mual, maupun nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain. 

Jangan menunggu gejala menghilang karena penanganan cepat sangat penting pada kondisi darurat seperti stroke dan serangan jantung. (Mayo Clinic/Cleveland Clinic/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |