Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Nelayan Muara Angke(MI/HO)
BANTUAN bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Nelayan, Muara Angke, Jakarta Utara, mulai mengalir dari berbagai pihak. Di tengah suasana duka, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan ibu menyusui.
Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nelayan Tani Indonesia (DPD GNTI) Jakarta menjadi salah satu pihak yang bergerak cepat memberikan bantuan pada Minggu (30/8/2026). Ketua DPD GNTI Jakarta, Hadi Sudrajat, bersama jajaran pengurus dan Ketua Dewan Pembina, Koh Denis, turun langsung ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan secara simbolis.
Hadi Sudrajat menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat pesisir. "Tidak ada kata terlambat untuk memberikan bantuan. Kita dari GNTI Jakarta selalu siap membantu, khususnya para nelayan yang menjadi korban kebakaran ini," ujar Hadi di lokasi.
Data Warga Terdampak dan Distribusi Logistik
Bantuan yang disalurkan meliputi nasi kotak, pakaian layak pakai, air minum kemasan, hingga makanan ringan. Seluruh logistik tersebut didistribusikan melalui posko setempat agar tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Berdasarkan data dari pengurus lingkungan setempat, cakupan warga yang terdampak cukup luas, mencakup pemilik rumah tinggal maupun warga yang mengontrak. Berikut adalah rincian data warga terdampak di wilayah RT 11 RW 22 Muara Angke:
| Warga Rumah Tetap | 48 KK |
| Warga Pengontrak | Sekitar 250 KK |
| Total Estimasi | 298 KK |
Ketua RT 11 RW 22 Muara Angke, Apip, mengapresiasi langkah cepat berbagai organisasi dalam membantu warganya. "Alhamdulillah bantuan sejauh ini berjalan cukup lancar, termasuk dari teman-teman GNTI," ungkapnya.
Kebutuhan Mendesak: Perlengkapan Bayi dan Balita
Meski bantuan pangan terus berdatangan, masih terdapat kebutuhan spesifik yang mendesak untuk segera dipenuhi. Ketua Ranting Penjaringan DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Darmono, yang turut memantau situasi di lapangan, menyoroti pentingnya perlengkapan untuk anak-anak.
Menurut Darmono, pampers dan susu untuk balita serta kebutuhan nutrisi bagi ibu menyusui saat ini sangat diperlukan. Kondisi di pengungsian yang terbatas membuat keluarga dengan bayi membutuhkan perhatian ekstra agar kesehatan anak-anak tetap terjaga pascabencana.
Kehadiran GNTI Jakarta dalam penanganan kebakaran di Muara Angke ini diharapkan dapat meringankan beban para nelayan yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda, sembari terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya di posko pengungsian. (Z-1)


















































