Astronom Temukan GJ 523b, Eksoplanet 23 Kali Massa Bumi dengan Orbit Ekstrem

3 weeks ago 24
Astronom Temukan GJ 523b, Eksoplanet 23 Kali Massa Bumi dengan Orbit Ekstrem Ilustrasi(magnifik)

SEBUAH planet di luar Tata Surya kembali membuat astronom penasaran. Bernama GJ 523b, eksoplanet ini memiliki massa sekitar 23,5 kali massa Bumi, tetapi diameternya hanya sekitar 2,5 kali lebih besar dari planet kita. 

Yang membuatnya semakin aneh, planet tersebut diduga mengorbit bintang induknya dengan kemiringan ekstrem hingga nyaris tegak lurus.

Temuan ini dilaporkan tim astronom yang dipimpin Maxwell Kroft dan Thomas Beatty. GJ 523b sebelumnya teridentifikasi sebagai kandidat planet melalui misi TESS milik NASA, kemudian dikonfirmasi menggunakan pengamatan kecepatan radial dengan instrumen WIYN/NEID. 

Penelitian mengenai planet tersebut telah tersedia di arXiv, tetapi masih dalam proses peninjauan untuk publikasi ilmiah.

Planet Raksasa dengan Kepadatan Tak Biasa

GJ 523b mengorbit bintang katai tipe K bernama GJ 523 dalam waktu hanya 17,75 hari. Planet ini memiliki radius sekitar 2,55 kali radius Bumi dan massa 23,5 kali massa Bumi.

Kombinasi tersebut menghasilkan kepadatan sekitar 7,8 gram per sentimeter kubik, lebih tinggi daripada kepadatan rata-rata Bumi. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa GJ 523b kemungkinan didominasi material berat seperti batuan dan memiliki kandungan atmosfer yang relatif kecil.

Karakteristik tersebut membuat para peneliti mengusulkan istilah “mega-Earth” untuk kelompok eksoplanet berukuran sub-Neptunus tetapi memiliki kepadatan sangat tinggi. 

GJ 523b menjadi contoh menarik karena ukurannya besar, namun tetap tampak seperti dunia yang sangat padat dan kaya material berat.

Orbitnya Hampir Tegak Lurus

Keanehan GJ 523b tidak berhenti pada ukuran dan kepadatannya. Analisis terhadap bintang induknya menunjukkan kemiringan orbit planet tersebut setidaknya sekitar 71,4 derajat.

Artinya, orbit GJ 523b sangat miring dibandingkan bidang ekuator bintangnya dan kemungkinan mendekati konfigurasi polar.

Kondisi ini berbeda dari gambaran umum sistem planet yang biasanya terbentuk dari cakram gas dan debu sehingga orbit planet-planetnya cenderung lebih selaras.

Mengapa Planet Ini Membingungkan?

Usia sistem GJ 523 diperkirakan sekitar 169 juta tahun, relatif muda dalam skala astronomi. Namun, meski memiliki massa lebih dari 20 kali Bumi, GJ 523b tampaknya tidak memiliki selubung hidrogen-helium tebal seperti yang secara teori dapat dimiliki planet sebesar itu.

Para ilmuwan belum mengetahui pasti bagaimana planet ini terbentuk. Kemungkinan yang masih dipertimbangkan mencakup kehilangan atmosfer atau peristiwa besar seperti tumbukan planet.

Dengan kombinasi massa ekstrem, kepadatan tinggi, usia muda, dan orbit yang sangat miring, GJ 523b menjadi laboratorium alami untuk menguji kembali teori tentang bagaimana planet terbentuk dan berevolusi.

Penelitian ini masih berupa preprint, sehingga pengamatan lanjutan diperlukan untuk memastikan struktur, atmosfer, serta sejarah orbit planet tersebut.

Sumber: Space, ArXiv, Phys.org

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |