Gambar ALMA IRAS 07299?1651 dengan lintasan orbit yang direkonstruksi dilapis(NASA, ESA, CSA, STScI, J. DePasquale (STScI), ALMA (ESO/NAOJ/NRAO), Y. Zhang)
DALAM skala waktu alam semesta yang mencapai miliaran tahun, rentang waktu puluhan tahun hanyalah sekejap mata. Namun, para astronom baru saja mengabadikan momen langka di mana dua buah bintang terpantau baru saja saling terikat secara gravitasi untuk membentuk sistem bintang biner (binary system) sekitar 60 tahun yang lalu.
Sistem bintang ganda ini menjadi salah satu contoh pembentukan pasangan bintang termuda yang pernah didokumentasikan oleh para ilmuwan secara langsung melalui pengamatan antariksa.
Peristiwa Evolusi Bintang yang Sangat Singkat
Sebagian besar sistem bintang biner di alam semesta diperkirakan telah terbentuk secara bersamaan dari awan gas dan debu yang sama miliaran tahun silam, atau terbentuk melalui proses penangkapan gravitasi yang memakan waktu sangat panjang.
Namun, penemuan sistem bintang baru ini menunjukkan dinamika yang jauh lebih cepat dari perkiraan umum. Berdasarkan pengamatan lintasan pergerakan dan data historis posisi kedua bintang tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa interaksi gravitasi erat yang mengunci keduanya menjadi pasangan biner baru terjadi secara pasti pada era modern, yakni sekitar dekade 1960-an.
Proses interaksi gravitasi jarak dekat ini menyebabkan kedua bintang saling mengorbit satu sama lain, membentuk ikatan biner baru yang stabil di ruang antariksa.
Arti Penting Bagi Ilmu Astronomi
Penemuan pasangan bintang yang baru terbentuk ini memberikan kesempatan emas bagi para astronom untuk mempelajari fase awal dari pembentukan dan interaksi sistem bintang ganda secara real-time.
Beberapa poin penting dari penemuan ini meliputi:
- Studi Dinamika Gravitasi: Memberikan data lapangan langsung mengenai bagaimana dua objek masif berinteraksi saat pertama kali terikat oleh gravitasi.
- Validasi Model Simulasi: Membantu para ilmuwan menguji dan menyempurnakan model simulasi komputer terkait evolusi sistem bintang ganda.
- Pengamatan Lanjutan: Menjadi sasaran observasi jangka panjang untuk memantau bagaimana orbit kedua bintang tersebut berkembang dan menstabilkan diri di masa depan.
Penemuan ini membuktikan bahwa dinamika alam semesta tidak hanya terjadi dalam kurun jutaan atau miliaran tahun, tetapi juga dapat berlangsung secara aktif dan teramati dalam rentang hidup manusia. (Space/Z-2)








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)









