Ilustrasi(Antara)
AREMA FC mengawali Super League 2026/2027 dengan hasil meyakinkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/9) sore, Singo Edan melibas tim promosi Isenmulang Kalteng FC empat gol tanpa balas.
Arema langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun tuan rumah membuahkan hasil ketika laga baru berjalan enam menit.
Johan Alfarizi membuka keunggulan Arema pada menit keenam melalui sepakan kaki kanan yang mengarah ke tiang jauh dan tidak mampu dihentikan penjaga gawang Isenmulang, Jefri Wibowo.
Arema terus menekan dan kembali mencetak gol pada menit ke-14. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Gustavo Franca, Diego Landis memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya ke gawang Isenmulang. Skor berubah menjadi 2-0.
Isenmulang sempat berada dalam situasi sulit ketika wasit menunjuk titik putih. Namun, keputusan penalti dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Arema tetap menguasai jalannya pertandingan. Gustavo Franca mendapat kesempatan melalui tendangan bebas dari jarak dekat tetapi bola hasil eksekusinya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Tekanan Arema akhirnya kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Marcos Vinicius mencetak gol ketiga sekaligus membawa tuan rumah masuk ruang ganti dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, Arema tidak mengendurkan tekanan. Isenmulang berupaya memperkecil ketertinggalan tetapi solidnya permainan tuan rumah membuat tim promosi tersebut kesulitan mengembangkan serangan.
Arema kemudian memastikan kemenangan besar pada menit ke-85. Mauro Zijlstra mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengubah kedudukan menjadi 4-0.
Zijlstra merupakan pemain timnas Indonesia yang musim ini dipinjamkan Persija Jakarta. Gol tersebut melengkapi pesta Arema di laga perdana sekaligus memastikan Singo Edan mengamankan tiga poin.
Kemenangan telak tersebut menjadi modal positif bagi Arema untuk menjalani kompetisi Super League 2026/2027. Sebaliknya, Isenmulang Kalteng FC harus mengawali musim sebagai tim promosi dengan kekalahan besar. (E-4)


















































