Anbernic RG 55G1 hadir sebagai handheld Android pertama Anbernic dengan Snapdragon G1 Gen 2, layar Full HD 5,5 inci, Hall Effect, dan dukungan 20+ emulator.(Anbernic )
ANBERNIC memperkenalkan RG 55G1 sebagai konsol gaming handheld Android terbarunya. Perangkat ini menjadi handheld pertama Anbernic yang menggunakan platform Qualcomm Snapdragon, setelah perusahaan sebelumnya lebih banyak menggunakan chipset dari Unisoc dan Rockchip.
RG 55G1 hadir dengan desain horizontal yang memiliki bentuk serupa dengan sejumlah konsol handheld modern. Perangkat tersebut dibekali layar IPS Incell berukuran 5,5 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel.
Panel layar mendukung multi-touch dan menggunakan laminasi penuh OCA. Bagian depannya juga menggunakan kaca 2.5D.
Untuk kontrol permainan, Anbernic menyematkan dua joystick analog 3D dengan teknologi Hall Effect. Tombol pemicu di bagian bahu juga menggunakan teknologi serupa.
Penggunaan Hall Effect pada kontroler bertujuan mengurangi potensi masalah stick drift yang dapat muncul pada joystick konvensional. Joystick RG 55G1 juga dilengkapi pencahayaan RGB dengan sejumlah pilihan efek dan warna.
Perangkat ini memiliki D-pad, tombol ABXY, bumper, motor getar, serta sensor giroskop enam sumbu. Dengan ukuran sekitar 20,8 x 8,6 x 1,7 sentimeter, bobot RG 55G1 mencapai 339 gram.
Gunakan Snapdragon G1 Gen 2
Perbedaan utama RG 55G1 dibanding sejumlah handheld Anbernic sebelumnya terletak pada penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon G1 Gen 2 dengan nomor model SG4250P.
Chip tersebut dibuat menggunakan proses fabrikasi 4 nanometer dan memiliki dua inti Kryo Gold dengan kecepatan hingga 2,4 GHz serta enam inti Kryo Silver hingga 2,0 GHz. Pengolahan grafis ditangani GPU Qualcomm Adreno A12.
Untuk menjaga temperatur ketika digunakan bermain dalam waktu lama, Anbernic memasang sistem pendingin aktif. Sistem tersebut terdiri dari kipas berkecepatan tinggi dan heat pipe yang membantu membuang panas dari komponen internal.
RG 55G1 tersedia dalam dua konfigurasi. Model dengan spesifikasi lebih rendah memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB, sedangkan varian lainnya menawarkan RAM 8 GB dengan penyimpanan 128 GB.
Penyimpanan dapat diperluas menggunakan kartu TF atau microSD hingga kapasitas 2 TB.
Jalankan Android 14 dan dukung emulator
RG 55G1 menjalankan sistem operasi Android 14 dan menggunakan antarmuka buatan Anbernic bernama RG Home.
Antarmuka tersebut menjadi pusat pengelolaan game dan dilengkapi RG Control Center. Anbernic juga menyediakan fitur pemetaan tombol yang memungkinkan kontrol fisik digunakan pada sejumlah game Android yang pada dasarnya dirancang untuk dimainkan melalui layar sentuh.
Dukungan emulator menjadi bagian lain dari perangkat ini. Anbernic menyebut RG 55G1 dapat menjalankan game Android dan mendukung lebih dari 20 jenis emulator.
Perangkat tersebut juga mendukung driver grafis Turnip. Pengguna dapat memilih antara driver Qualcomm bawaan dan driver Vulkan Turnip untuk menyesuaikan kompatibilitas serta performa pada game atau emulator tertentu.
Selain fungsi gaming, Anbernic menyematkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan melalui ANBERNIC AI. Fitur tersebut mencakup pencarian panduan game, penerjemahan secara real-time, dialog pintar, pembuatan gambar berdasarkan teks, dan pemrosesan gambar.
Kehadiran fitur tersebut memperlihatkan bahwa RG 55G1 tidak hanya diarahkan sebagai perangkat untuk menjalankan game retro dan emulator, tetapi juga memanfaatkan sejumlah kemampuan yang tersedia pada ekosistem Android.
Untuk kebutuhan daya, RG 55G1 menggunakan baterai lithium-polymer berkapasitas 6.000 mAh. Anbernic mengklaim perangkat tersebut dapat digunakan bermain hingga delapan jam dalam kondisi tertentu.
Namun, daya tahan baterai dapat berbeda bergantung pada jenis game yang dimainkan, tingkat kecerahan layar, konektivitas, serta pengaturan perangkat.
Pengisian daya mendukung daya hingga 18W. Sementara untuk konektivitas, perangkat menyediakan Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0.
Anbernic juga mempertahankan jack audio 3,5 mm untuk penggunaan headphone kabel. Fitur lainnya mencakup streaming, multiplayer online, proyeksi layar secara nirkabel, serta pembaruan sistem melalui FOTA.
RG 55G1 tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Carbon Black, Retro Gray, dan Indigo.
Untuk pasar yang tercantum di situs resmi Anbernic, model 4 GB/64 GB ditawarkan dengan harga perkenalan mulai US$139,99 atau sekitar Rp2,3 juta, dari harga normal US$149,99. Sementara varian 8 GB/128 GB dibanderol US$164,99 atau sekitar Rp2,7 juta, dari harga normal US$174,99.
Harga dalam rupiah tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kurs dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya impor yang dapat berbeda di setiap negara.
Dengan masuknya Snapdragon G1 Gen 2, Anbernic mulai membawa lini handheld Android-nya ke arah yang berbeda dari perangkat-perangkat sebelumnya. RG 55G1 tetap mempertahankan format konsol genggam yang identik dengan produk Anbernic, tetapi menawarkan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih modern, termasuk Android 14, kontrol Hall Effect, pendingin aktif, serta dukungan emulator. (Notebook check/Z-2)


















































