Amazing Toy Show Buka Peluang Kreator Lokal

6 hours ago 2

KREATOR karakter Si Juki, Faza Meonk, menilai penyelenggaraan Amazing Toy Show Jakarta 2026 menjadi kesempatan penting bagi pelaku industri art toy Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka ke pasar internasional sekaligus memperluas jaringan di industri kreatif.

Menurut Faza, pameran berskala internasional tersebut memberikan ruang bagi kreator lokal untuk tampil sejajar dengan pemilik kekayaan intelektual (intellectual property atau IP) dari berbagai negara. Ia menilai tingginya minat pengunjung menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin menghargai nilai seni dan cerita yang melatarbelakangi sebuah karya kreatif.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Ajang ini menjadi momentum besar bagi perkembangan art toy di Indonesia. Karya kreator lokal dapat tampil berdampingan dengan IP internasional dan mendapat perhatian publik yang luas,” kata Faza dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 Juni 2026.

Pencipta Si Juki itu menambahkan, kehadiran pameran internasional juga membuka peluang kolaborasi dan pertukaran gagasan antara kreator Indonesia dan mancanegara. Selain itu, kegiatan semacam ini dinilai dapat memperluas akses pasar bagi pelaku industri kreatif nasional.

Amazing Toy Show Jakarta 2026 digelar di Gandaria City, Jakarta Selatan, hingga 21 Juni 2026. Pameran tersebut menampilkan ratusan karya art toy dari dalam dan luar negeri, termasuk instalasi patung vinil dan koleksi edisi terbatas.

Salah satu peserta internasional yang hadir adalah kreator asal Hong Kong, Jackal Ng, pencipta karakter Fat Jai. Ia menggambarkan Amazing Toy Show sebagai ajang pertemuan bagi seniman, desainer, dan kolektor dari berbagai negara untuk saling bertukar inspirasi dan gagasan kreatif. “Bagi para kreator, Amazing Toy Show seperti Piala Dunia. Berbagai karya art toy dari seluruh dunia berkumpul di satu tempat, dan Jakarta menjadi tuan rumah yang istimewa,” ujar Jackal.

Pendiri Amazing Toy Show, Jackie Lok, mengatakan Indonesia dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan ketiga setelah Hong Kong dan Beijing karena memiliki perkembangan industri kreatif yang pesat, terutama di bidang budaya pop.

Menurut dia, acara yang berlangsung pada 18-21 Juni ini tidak hanya ditujukan bagi kolektor, tetapi juga untuk memperkenalkan art toy sebagai medium ekspresi budaya yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

Direktur PT Click Prime International, Gwendolyn Tjandra, mengatakan pihaknya ingin menjadikan pameran tersebut sebagai wadah yang mempertemukan kreator Indonesia dengan pelaku industri kreatif global. Melalui kegiatan ini, kreator lokal dapat memperluas jejaring sekaligus memperoleh peluang kolaborasi baru dengan para pelaku industri internasional.

Penyelenggara menilai antusiasme pengunjung sejak hari pertama menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri art toy nasional. Tren tersebut juga dinilai memperkuat posisi kreator Indonesia di tengah berkembangnya pasar koleksi dan budaya pop di kawasan Asia.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |