70 Persen Gen Z dan Milenial di Indonesia Manfaatkan AI untuk Side Hustle

3 weeks ago 9
70 Persen Gen Z dan Milenial di Indonesia Manfaatkan AI untuk Side Hustle Consumer Personal System Caregory Manager HP Indonesia - Edo Jonathan Chandra melakukan pemaparan produk HP di acara The OmniBook Clubhouse (9/1).(MI/Elisa Rosalind)

PEMANFAATAN kecerdasan buatan (AI) semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Tak hanya digunakan untuk mencari informasi atau membantu pekerjaan, AI kini turut dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas produktif hingga menjalankan side hustle. Fenomena tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam acara The OmniBook Clubhouse yang digelar HP Indonesia bersama Intel.

Dalam acara tersebut, HP memaparkan hasil riset internal yang menunjukkan tingginya penggunaan AI di kalangan pekerja Indonesia. Sebanyak 95 persen pekerja di Indonesia disebut telah menggunakan AI, sementara 50 persen menggunakannya setiap hari. Menariknya, sekitar 70 persen Gen Z dan milenial memanfaatkan AI untuk aktivitas side hustle atau pekerjaan tambahan.

Penggunaan tersebut menunjukkan AI mulai menjadi bagian dari rutinitas Gen Z, baik untuk pekerjaan utama maupun side hustle, seperti mencari ide, membuat konten, menyusun pekerjaan, hingga mempercepat berbagai aktivitas sehari-hari. 

Consumer Personal System Category Manager HP Indonesia, Edo Jonathan Chandra, melihat tren ini sebagai perubahan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat, di mana AI kini hadir untuk mendukung beragam kebutuhan, bukan hanya menyelesaikan pekerjaan tertentu.

“AI sekarang bukan cuma untuk pekerjaan besar. Gen Z juga menggunakannya untuk membantu aktivitas sehari-hari dan side hustle, sehingga perangkat yang digunakan harus bisa mendukung kebutuhan tersebut secara lebih praktis,” ujar Edo.

HP Kembangkan Fitur AI untuk Aktivitas Harian

Consumer Personal System Category Manager, HP Indonesia, Edo Jonathan Chandra, mengatakan perkembangan teknologi membuat kebutuhan pengguna terhadap perangkat turut berubah. Menurutnya, pengguna tidak lagi hanya melihat spesifikasi, tetapi juga pengalaman yang dapat diberikan perangkat.

“Selama ini semua cuma ngelihat kayak spek. Yang penting memori gede, ini gede, udah that's it. Tapi ada more to that,” ujar Edo dalam acara tersebut.

Melalui lini OmniBook, HP memperkenalkan sejumlah fitur berbasis AI dan sensor untuk mendukung aktivitas pengguna. Smart Sensing dapat mempelajari pola penggunaan laptop untuk menyesuaikan kebutuhan daya, sehingga penggunaan sumber daya dapat disesuaikan dengan aktivitas yang sedang dilakukan.

Sementara itu, Presence Sensing memungkinkan laptop mengenali keberadaan pengguna dengan mematikan layar secara otomatis saat ditinggalkan dan mengaktifkannya kembali ketika pengguna kembali. Adapun Look to Move memungkinkan pengguna memindahkan kursor antarlayar hanya dengan mengalihkan pandangan, sehingga interaksi dengan perangkat menjadi lebih praktis.

Bantu Pengguna Mengatur Rutinitas Kerja

Fitur lain yang diperkenalkan adalah Task Group, yang ditujukan bagi pengguna dengan rutinitas kerja menggunakan sejumlah aplikasi yang sama. Pengguna dapat menyimpan beberapa aplikasi dalam satu kelompok dan membukanya secara bersamaan melalui shortcut. Bahkan, aplikasi yang berjalan di latar belakang juga dapat ikut tersimpan dalam pengaturan tersebut.

HP juga menghadirkan fitur Wellbeing yang memperhatikan kebiasaan pengguna ketika berada di depan layar. Fitur ini dapat memberikan peringatan ketika jarak pengguna dengan layar terlalu dekat serta menyediakan pemantauan terkait posisi tubuh.

Rangkaian fitur tersebut menunjukkan bagaimana perkembangan AI pada perangkat mulai diarahkan bukan hanya untuk menghasilkan konten atau menjawab perintah, tetapi juga membantu aktivitas pengguna secara langsung.

Di tengah meningkatnya penggunaan AI untuk pekerjaan dan side hustle, kehadiran fitur semacam ini menjadi bagian dari perubahan cara generasi muda berinteraksi dengan perangkat. Laptop tidak hanya menjadi alat untuk menjalankan aplikasi, tetapi juga mulai berperan sebagai perangkat yang dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan penggunanya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |