5 Perbaikan Tata Kelola BGN Diusulkan APPMBGI

1 week ago 12
5 Perbaikan Tata Kelola BGN Diusulkan APPMBGI Program startegis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).(Dok. Antara)

ASOSIASI Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah evaluasi anggaran pemerintah. Organisasi yang menaungi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini juga mengajukan lima usulan strategis untuk memperkuat tata kelola bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa MBG adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Selain meningkatkan gizi, program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga UMKM dalam rantai pasok.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi investasi jangka panjang bangsa. Kami berkomitmen mendukung penuh keberlanjutan program ini,” ujar Abdul Rivai Ras dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7).

Terkait evaluasi yang sedang berjalan, APPMBGI berharap proses tersebut tetap memberikan kepastian bagi mitra yang telah berinvestasi. Abdul menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi agar tidak muncul ketidakpastian operasional bagi para pengelola dapur di lapangan.

APPMBGI mengusulkan lima langkah konkret kepada BGN untuk menyempurnakan tata kelola program:

  • Memperkuat forum konsultasi rutin antara pemerintah dan mitra pelaksana.
  • Menyusun mekanisme evaluasi bersama terhadap implementasi kebijakan.
  • Menetapkan standar operasional (SOP) yang konsisten dan mudah dipahami.
  • Memberikan kepastian waktu untuk proses verifikasi dan operasionalisasi SPPG.
  • Membangun sistem komunikasi yang responsif terhadap persoalan di daerah.

Lebih lanjut, APPMBGI mendorong adanya kemitraan yang setara antara pemerintah dan swasta. Pelibatan mitra dalam penyusunan kebijakan dianggap krusial agar keputusan yang diambil mempertimbangkan kesiapan operasional dan keberlangsungan rantai pasok di daerah.

Menutup pernyataannya, Abdul menegaskan bahwa APPMBGI memilih pendekatan dialog ketimbang konfrontasi. Ia meyakini keberhasilan program berskala nasional ini hanya bisa dicapai melalui kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan.

“Yang dibutuhkan hari ini bukan saling menyalahkan, melainkan saling memperbaiki. APPMBGI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah untuk mengawal program ini agar semakin akuntabel,” pungkasnya. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |