Abu vulkanik menyelimuti kendaraan warga.(Dok. Antara)
PAPARAN abu vulkanik dan debu tebal menjadi tantangan serius bagi para pengguna jalan. Selain mengurangi jarak pandang secara drastis, kondisi ini juga berpotensi merusak komponen kendaraan serta menurunkan kualitas udara di dalam kabin. GAC Indonesia membagikan lima langkah krusial yang perlu diperhatikan pengemudi saat harus menghadapi situasi tersebut.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (9/9/2026), langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga keselamatan jiwa sekaligus memastikan kondisi kendaraan tetap prima di tengah paparan material vulkanik.
1. Prioritaskan Keselamatan Sebelum Perjalanan
Langkah paling awal adalah memastikan apakah perjalanan tersebut benar-benar aman untuk dilakukan. Pengemudi sangat disarankan untuk memantau informasi cuaca terkini, status aktivitas vulkanik, serta mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang sebelum memutuskan untuk bepergian.
Jika kondisi wilayah yang akan dilalui dinilai tidak memungkinkan atau terlalu berisiko, pengemudi sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan.
2. Sesuaikan Kecepatan dan Cara Berkendara
Abu vulkanik membuat kondisi jalan menjadi sulit diprediksi dan licin. Oleh karena itu, pengemudi wajib menyesuaikan cara berkendara dengan mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman yang lebih jauh dengan kendaraan di depan.
Tetap fokus pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar sangat diperlukan karena jarak pandang yang terbatas dapat memicu kecelakaan jika pengemudi tidak waspada.
3. Atur Sirkulasi Udara Kabin
Untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan di dalam mobil, perhatikan pengaturan sirkulasi udara. Saat konsentrasi debu atau abu di luar kendaraan meningkat, gunakan mode resirkulasi udara agar udara dari luar tidak masuk secara berlebihan ke dalam kabin.
4. Periksa Filter Kabin dan Sistem AC
Kondisi filter kabin dan sistem pendingin udara (AC) memegang peranan penting dalam menyaring partikel debu. Pastikan bagian-bagian ini diperiksa secara berkala. Perawatan yang tepat akan memastikan sistem bekerja optimal dalam menjaga kualitas udara bagi pengemudi maupun penumpang.
5. Bersihkan Kendaraan Setelah Perjalanan
Setelah melewati area dengan paparan abu tinggi, segera bersihkan kendaraan. Abu vulkanik bersifat korosif dan dapat menempel pada permukaan eksterior serta komponen mesin lainnya. Lakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada material yang menghambat fungsi teknis kendaraan.
(Ant/H-3)


















































