Berikut Bahaya Sering Konsumsi Makanan Kemasan(magnifik)
MAKANAN kemasan adalah makanan yang telah diolah dan dikemas dalam wadah atau pembungkus tertentu sebelum dijual kepada konsumen.
Makanan ini dapat berupa makanan ringan, makanan instan, makanan kaleng, sereal, biskuit, hingga makanan beku. Kandungan gizi dan tingkat pengolahannya dapat berbeda-beda pada setiap produk.
1. Meningkatkan asupan gula
Beberapa makanan kemasan mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan.
2. Meningkatkan asupan garam
Produk seperti makanan ringan dan makanan instan dapat mengandung banyak natrium. Asupan natrium yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.
3. Meningkatkan risiko berat badan berlebih
Makanan kemasan yang tinggi kalori dan rendah serat dapat membuat asupan energi mudah berlebihan.
4. Meningkatkan risiko penyakit jantung
Pola makan yang tinggi lemak jenuh, natrium, dan gula dapat meningkatkan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
5. Meningkatkan risiko diabetes tipe 2
Sering mengonsumsi makanan ultra proses, terutama yang tinggi gula dan kalori, dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
6. Kurang mendapatkan serat
Sebagian makanan kemasan memiliki kandungan serat yang lebih rendah dibandingkan makanan utuh seperti sayuran, buah, dan biji-bijian.
7. Mengganggu kesehatan pencernaan
Pola makan yang rendah serat dapat menyebabkan buang air besar kurang lancar dan meningkatkan risiko sembelit.
8. Meningkatkan risiko gangguan metabolisme
Konsumsi berlebihan makanan tinggi kalori, gula, dan lemak dapat berkontribusi terhadap gangguan metabolisme.
9. Meningkatkan asupan lemak jenuh
Produk tertentu mengandung cukup banyak lemak jenuh yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
10. Membuat pola makan kurang beragam
Terlalu sering memilih makanan kemasan dapat membuat konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan sumber makanan bergizi lainnya menjadi berkurang.
11. Meningkatkan risiko kerusakan gigi
Makanan dan minuman kemasan yang tinggi gula dapat meningkatkan risiko gigi berlubang jika kebersihan gigi tidak dijaga.
12. Berkaitan dengan risiko kesehatan jangka panjang
Pola konsumsi makanan ultra proses yang tinggi dan berlangsung dalam jangka panjang telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Namun, risiko tersebut juga dipengaruhi keseluruhan pola makan dan gaya hidup.
Tidak semua makanan kemasan tidak sehat. Periksa label gizi, terutama kandungan gula, natrium, lemak jenuh, dan serat. Sebaiknya utamakan makanan yang minim proses dan konsumsi makanan kemasan secara sewajarnya. (Z-4)
Sumber: halodoc, alodokter


















































