11 Jenis Olahraga untuk Menjaga Jantung Tetap Sehat, Cocok untuk Pemula

3 weeks ago 31
11 Jenis Olahraga untuk Menjaga Jantung Tetap Sehat, Cocok untuk Pemula Ilustrasi(magnifik)

MENJAGA kesehatan jantung tidak selalu membutuhkan latihan berat atau peralatan mahal. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin justru dapat menjadi kebiasaan penting untuk menjaga tubuh tetap bugar. Olahraga membantu meningkatkan kerja jantung, memperlancar sirkulasi darah, sekaligus membantu mengontrol berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol.

Pilihan Olahraga yang Baik untuk Jantung

Menurut artikel Alodokter berjudul “11 Olahraga untuk Kesehatan Jantung dan Tips Memulainya”, terdapat berbagai pilihan aktivitas yang dapat mendukung kesehatan jantung, mulai dari jalan cepat, lari, bersepeda, berenang, senam aerobik, hingga yoga.

Jalan cepat bisa menjadi pilihan paling mudah bagi pemula. Aktivitas ini dapat meningkatkan denyut jantung secara bertahap dan relatif rendah risiko cedera. Jika ingin latihan yang lebih menantang, lari dapat membantu meningkatkan daya tahan jantung sekaligus mendukung pengelolaan berat badan.

Sementara itu, bersepeda dan berenang menawarkan latihan kardio dengan beban yang relatif rendah pada persendian. Bagi yang menyukai olahraga berkelompok, senam aerobik atau bulutangkis bisa menjadi pilihan menyenangkan agar aktivitas fisik tidak terasa monoton.

Ada pula olahraga seperti yoga dan tai chi yang menggabungkan gerakan dengan pengaturan pernapasan. Selain melatih tubuh, aktivitas tersebut dapat membantu relaksasi dan mengelola stres. Untuk latihan yang lebih intens, Alodokter juga mencantumkan HIIT, tetapi aktivitas ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dikonsultasikan terlebih dahulu bagi orang yang memiliki masalah jantung.

Mulai Perlahan, Jangan Langsung Memaksa

American Heart Association (AHA) merekomendasikan orang dewasa secara bertahap mencapai sedikitnya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi. Latihan penguatan otot juga dianjurkan setidaknya dua kali seminggu.

Namun, target tersebut tidak harus dicapai sejak hari pertama. Bagi yang jarang berolahraga, mulailah sekitar 10–15 menit, kemudian tingkatkan durasi dan intensitas secara perlahan. Pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelahnya juga penting.

Yang tidak kalah penting, pilih olahraga yang disukai agar lebih mudah dilakukan secara konsisten. Jika muncul nyeri dada, pusing, sesak napas berlebihan, atau keluhan tidak biasa saat berolahraga, segera hentikan aktivitas. Orang dengan penyakit jantung atau kondisi kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan intensitas latihan.

Sumber: Alodokter, American Heart Association

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |