TNI Kerahkan 80 Ribu Personel dan Bangun 316 Sumur Bor untuk Atasi Karhutla

5 hours ago 4
TNI Kerahkan 80 Ribu Personel dan Bangun 316 Sumur Bor untuk Atasi Karhutla Ilustrasi--Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026).(ANTARA/Jessica Wuysang)

TENTARA Nasional Indonesia (TNI) mengambil langkah masif dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Sebanyak 80.026 personel dikerahkan untuk bersiaga dan menangani dampak kebakaran secara langsung di lapangan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigadir Jenderal Muhammad Nas, menegaskan bahwa pengerahan kekuatan besar ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mengatasi krisis lingkungan yang terjadi.

"TNI sudah menyiagakan dan mengerahkan sejumlah 80.026 personel untuk menanggulangi maupun mengatasi dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ujar Nas dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (8/9).

Edukasi dan Penyuluhan Lapangan

Selain fokus pada pemadaman, TNI juga mengedepankan aspek pencegahan melalui edukasi masyarakat. Sebanyak 1.488 personel diterjunkan khusus sebagai penyuluh lapangan.

Para personel ini memiliki latar belakang pendidikan militer yang kuat, mulai dari tingkat perguruan tinggi hingga peserta didik Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI serta Sesko dari tiga matra (AD, AL, dan AU).

Selama satu bulan penuh, para penyuluh ini akan berinteraksi langsung dengan warga untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pembakaran lahan yang disebabkan oleh faktor kesengajaan maupun kelalaian manusia.

Infrastruktur Sumur Bor untuk Pemadaman

Tantangan utama dalam pemadaman karhutla sering kali adalah sulitnya akses menuju sumber air. Menjawab kendala tersebut, TNI telah membangun 316 titik sumber air melalui sumur bor di lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan titik panas (hotspot).

Nas menjelaskan bahwa sumur bor ini tersebar di wilayah-wilayah rawan kebakaran, mulai dari Pulau Sumatra hingga Kalimantan. Keberadaan infrastruktur ini menjadi kunci percepatan operasional pemadaman di wilayah yang memiliki keterbatasan akses air alami.

Data Pengerahan Kekuatan TNI untuk Karhutla

Kategori Dukungan Jumlah / Detail
Total Personel Siaga 80.026 Personel
Personel Penyuluh 1.488 Personel
Titik Sumur Bor 316 Titik
Wilayah Sebaran Air Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Lampung, Riau
Durasi Penyuluhan 1 Bulan

Dengan kombinasi pengerahan personel dalam jumlah besar, edukasi intensif kepada masyarakat, serta penyediaan sarana air yang memadai, TNI optimistis penanganan karhutla di berbagai daerah dapat berjalan lebih efektif dan terukur. (RO/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |