Tasikmalaya Siaga Darurat Bencana, 16.869 Jiwa Warga di 8 Kecamatan Krisis Air Bersih

6 days ago 14
Tasikmalaya Siaga Darurat Bencana, 16.869 Jiwa Warga di 8 Kecamatan Krisis Air Bersih Musim kemarau panjang yang terjadi telah menyebabkan 3.115 KK di 8 Kecamatan krisis air bersih sehingga petugas berupaya pasok air bagi warga.(Dok BPBD Tasikmalaya)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, memasok air bersih diperuntukkan bagi 3.115 Kepala Keluarga atau 16.869 jiwa tersebar di 8 Kecamatan. Pendistribusian air bersih bagi masyarakat dilakukannya, karena banyak sumur dalam kondisi kering.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengatakan, musim kemarau yang terjadi sejak 3 bulan lebih dirasakan oleh warga karena sumur yang mereka miliki kering dan kekurangan air. Namun, pasokan air dilakukan kepada 3.115 Kepala Keluarga (KK) atau 16.869 Jiwa tersebar di 8 kecamatan lantaran kondisi tersebut memiliki risiko tinggi.

"Selama masa siaga darurat bencana yang ditetapkan, BPBD pasok air bersih kepada 3.155 Kepala Keluarga (KK). Akan tetapi, krsis air bersih disebabkan ada kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan resapan air, polusi air limbah cemari sumber air baku, perubahan iklim memicu musim kemarau, belum ada Pamsimas, belum ada program SPAM, dan lainnya," ujar, Roni, AKS, Senin (20/7/2026).

Menurut Roni, musim kemarau yang terjadi telah membuat banyak warga di pelosok kekurangan air bersih lantaran sumur yang mereka miliki di kedalaman 20 hingga 25 meter kering dan mereka merasakan cuaca makin panas yang terjadi pada siang hari. Namun, petugas BPBD terus memasok air ke berbagai wilayah dengan jarak berbeda jauh lantaran banyak laporan butuh dikirim air bersih.

"Musim kemarau membuat banyak sumur milik warga dalam kondisi kering membuat mereka kekurangan air bersih terutamanya diperuntukkan untuk masak, minum, cuci pirang. Akan tetapi, petugas pasok air ke 8 Kecamatan paling dibutuhkan dibantu dari Perumda Tirta Sukapura Tasikmalaya," katanya.

Menurutnya, status siaga darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya berdampak pada krisis air bersih dan lahan pertanian gagal panen serta gagal tanam seluas 1.376 hektare dalam kondisi ringan dan sedang. Namun, kondisi gagal tanam maupun  kekeringan terjadi di Kecamatan Cikalong, Salawu, Sukaraja, Manonjaya, Jamanis dan Cipatujah.

"BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah pasok kebutuhan air bersih bagi warga berada di Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Desa Kertanegla, Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Desa Puteran, Kecamatan Pageurageung, Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Desa Kalapagenap, Kecamatan Cikalong, Desa, Kecamatan Bojongasih, Kecamatan Sukarame, Sukaratu dan Tanjungjaya," pungkasnya.(H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |