Ilustrasi .(Antara)
PT Pembangunan Jaya Ancol mematangkan rencana peruntukan lahan reklamasi seluas 65 hektare di Jakarta Utara. Guna merealisasikan proyek tersebut, perseroan menerapkan skema pendanaan kreatif (creative financing) melalui mekanisme seleksi mitra (beauty contest) yang diikuti puluhan investor lokal hingga mancanegara.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Syahmudrian Lubis, menjelaskan dalam peta pengerjaan hingga target siap pakai pada 2030, kawasan reklamasi 65 hektare tersebut akan dibagi menjadi tiga zona utama.
- Zona Fasilitas Publik & Pemda (30 Hektare): Diprioritaskan untuk kepentingan Pemprov DKI Jakarta, fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), dan kebutuhan masyarakat luas. Area ini awalnya disiapkan untuk Depo MRT. Ancol memastikan pembangunan kawasan tetap berjalan tanpa ketergantungan pada proyek MRT.
- Zona Komersial & Hiburan (20 Hektare): Dialokasikan untuk fasilitas komersial terpadu, seperti hotel, apartemen, theme park, amusement park, hingga kawasan beach club.
- Zona Transit-Oriented Development/TOD (15 Hektare): Diproyeksikan menjadi pusat TOD berbasis transportasi laut modern. Saat ini area Marina lama ditutup sementara untuk memfasilitasi lalu lintas alat berat proyek.
INCAR MITRA LONG-TERM
Khusus fasilitas beach club, BUMD DKI ini menyiapkan dua opsi lokasi pengembangan, yakni di dekat Putri Duyung serta di pulau hasil reklamasi 20 hektare pada sisi utara kawasan Jimbaran.
"Ada dua tempat sebenarnya, kita lagi pitching juga. Jadi mana yang paling menang nanti untuk itu, kita harus hati-hati memilih partner. Enggak boleh sembarangan karena kami memastikan kalau pilih partner, partner itu bisa menjadi long-term partnership dengan Ancol dan dia enggak boleh gagal," ujar Syahmudrian, Rabu (9/9).
Saat ini terdapat sekitar lima perusahaan yang bersaing merebut proyek beach club, dari total sekitar 20 investor yang berminat pada keseluruhan mega proyek reklamasi Ancol.
"Investor asing sudah mau untuk masuk sebagai bagian daripada partisipasi reclamation project itu. Ada dari Cina, Korea, UAE, hingga Eropa. Kita seleksi sekarang dan Desember sudah ada temuan siapa partner kita di sana," pungkasnya. (Far/P-2)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4951307/original/044250400_1727138623-IMG_20240923_215315.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163337/original/062235700_1781018081-InShot_20260609_221323602.jpg.jpeg)