RATUSAN Warga Negara Asing (WNA) terlibat dalam operasional situs judi online di gedung perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Polisi menggerebek operasi jaringan judi online internasional yang dijalankan warga asing dari sejumlah negara di Asia.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima Tempo, para pekerja menempati salah satu area di gedung 21 lantai tersebut. Mereka bekerja di hadapan layar monitor yang berderet di dalam sebuah ruangan besar.
Aparat kepolisian mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi operator dan pengelola sindikat judi online internasional dalam penggerebekan di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta, 9 Mei 2026. Dok. Polri
Polisi mulai penggeledahan dan meminta keterangan dari para pekerja sejak Jumat malam, 8 Mei 2026. Hingga Sabtu pukul 14.30 WIB, personel Brigade Mobil dengan senjata lengkap masih berjaga di pintu masuk gedung. “Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto melalui keterangan tertulis.
Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Wira Satya Triputra juga tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga menjelang sore, para penyidik masih berada di dalam Hayam Wuruk Plaza Tower.
Informasi yang diperoleh Tempo, penggerebekan tersebut diduga berkaitan dengan jaringan judi online berskala besar yang diduga dikendalikan warga negara asing asal Cina.
Pilihan Editor: Haruskan Pencandu Judi Online Dipenjara atau Rehabilitasi





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)












