- Jumat, 13 Maret 2026 13:07 WIB
Seorang warga berjalan di dekat reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel ke permukiman Raouche di Kota Beirut, Libanon, Kamis (12/3/2026). ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Alfredo Zuniga/wsj.
Kondisi bangunan yang hancur akibat serangan Israel ke permukiman Raouche di Kota Beirut, Libanon, Kamis (12/3/2026). ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Alfredo Zuniga/wsj.
Warga mendirikan tenda-tenda di sebuah gudang kosong untuk mengungsi dan berlindung dari serangan udara Israel yang terus menerus di daerah Dahiye di Kota Beirut, Libanon, Kamis (12/3/2026). ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Alfredo Zuniga/wsj.
Warga mendirikan tenda-tenda di sebuah gudang kosong untuk mengungsi dan berlindung dari serangan udara Israel yang terus menerus di daerah Dahiye di Kota Beirut, Libanon, Kamis (12/3/2026). ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Alfredo Zuniga/wsj.
Israelâs attacks on Lebanon leave hundreds of families homeless
Israelâs attacks on Lebanon leave hundreds of families homeless. BEIRUT, LEBANON - MARCH 12: Residents who were forced to flee their homes due to ongoing airstrikes by Israel Defense Forces on the Dahiye area take shelter inside empty warehouses with tents and the belongings they could carry in Beirut, Lebanon on March 12, 2026. ( Alfredo Zuniga - Anadolu Agency ) *** Local Caption *** Warga mendirikan tenda-tenda di sebuah gudang kosong untuk mengungsi dan berlindung dari serangan udara Israel yang terus menerus di daerah Dahiye di Kota Beirut, Libanon, Kamis (12/3/2026). ANTARA FOTO/©Anadolu Agency/Alfredo Zuniga/wsj.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486410/original/015853500_1769586166-Pesib_Kurzawa.jpg)







