Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo akibat Kemarau

6 hours ago 2
Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo akibat Kemarau Kera ekor panjang Pegunungan Wilis.(Dok. KSDAE Kemenhut)

RATUSAN kera ekor panjang (Macaca fascicularis) dari lereng Pegunungan Wilis kembali turun ke permukiman warga di kawasan Pasar Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Kamis (16/7). Fenomena ini dipicu oleh berkurangnya sumber pakan alami di habitat asli mereka seiring datangnya musim kemarau.

Warga setempat mengungkapkan bahwa kemunculan kawanan primata ini merupakan kejadian tahunan. "Kalau musim kemarau mereka sering turun mencari makan. Datangnya bergerombol, jumlahnya bisa lebih dari seratus ekor," ujar Kepri, salah seorang warga Desa Wagir Lor.

Kawanan kera tersebut biasanya menyisir area pasar untuk mencari sisa makanan atau mengambil bahan pangan yang diletakkan terbuka di lapak-lapak pedagang. Meski jumlahnya mencapai ratusan, warga menyebut satwa liar ini tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap manusia.

"Biasanya mereka hanya mencari makanan. Kalau dagangan ditutup atau dijaga, mereka juga tidak mengganggu," tambah Kepri.

Senada dengan Kepri, warga lainnya bernama Kasno menyebutkan bahwa intensitas kemunculan kera meningkat hampir setiap hari selama musim kemarau. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan pakan di hutan yang semakin menipis. "Hampir setiap hari turun. Selama ini hanya mencari makan dan tidak pernah menyerang pedagang," jelasnya.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga mengimbau para pedagang dan pengunjung pasar untuk lebih tertib dalam menyimpan makanan. Penyimpanan yang tertutup rapat diharapkan tidak memancing kawanan kera untuk mendekat ke area aktivitas utama masyarakat.

Fenomena turunnya kera ke permukiman ini telah menjadi bagian dari dinamika kehidupan masyarakat di sekitar Telaga Ngebel, mengingat wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung Pegunungan Wilis. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |